Warga Jila Mengungsi di Pusat Distrik, Pemkab Mimika Didesak Salurkan Bantuan Bama
Timika,papuaglobalnews.com – Masyarakat Distrik Jila Kabupaten Mimika Papua Tengah kini mengungsi di pusat distrik. Masyarakat setempat memilih mengungsi mengamankan diri karena merasa trauma atas peristiwa kontrak tembak antara TNI non organik yang mengakibatkan seorang anggota TPNPB meninggal dunia pada Jumat 31 Oktober 2025. Peristiwa ini terjadi pada saat warga menghadiri rapat klasis.
Frans Mamukang, warga Jila menjelaskan masyarakat Jila saat ini tidak bisa melakukan aktivitas berkebun sehingga mereka ketiadaan makanan.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Mimika dapat merespon mendistribusikan bantuan bahan makanan (Bama) untuk memenuhi kebutuhan warga.
Frans menyampaikan pada tanggal 4 November 2025 lalu masyarakat sudah menyerahkan aspirasi ke DPRK Mimika yang diterima langsung oleh Ketua DPRK Mimika Primus Natikapereyau didampingi Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman dan Pj. Sekda Mimika Abraham Y. Katenyau. Namun hingga hari ini pemerintah belum menanggapi atas aspirasi masyarakat Jila tersebut.
“Kami minta Bupati bisa merespon ini, karena ini menyangkut keselamatan warga,” ujar Frans kepada papuaglobalnews.com, Jumat malam 7 November 2025.
Frans menjelaskan Ketua DPRK dalam menerima aspirasi menyampaikan bantuan bama memang ada namun menjadi kendala biaya pengangkutan.
“Kami minta tolong agar dalam beberapa waktu kedepan bapak bupati segera mengirim bantuan untuk masyarakat Distrik Jila,” harap Frans.
Frans juga meminta kepada pimpinan TNI untuk mempertimbangkan secara bijak menarik kembali anggotanya yang ditempatkan di wilayah Jila. **














