Warga Jila Mengungsi di Pusat Distrik, Pemkab Mimika Didesak Salurkan Bantuan Bama
Timika,papuaglobalnews.com – Masyarakat Distrik Jila Kabupaten Mimika Papua Tengah kini mengungsi di pusat distrik. Masyarakat setempat memilih mengungsi mengamankan diri karena merasa trauma atas peristiwa kontrak tembak antara TNI non organik yang mengakibatkan seorang anggota TPNPB meninggal dunia pada Jumat 31 Oktober 2025. Peristiwa ini terjadi pada saat warga menghadiri rapat klasis.
Frans Mamukang, warga Jila menjelaskan masyarakat Jila saat ini tidak bisa melakukan aktivitas berkebun sehingga mereka ketiadaan makanan.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Mimika dapat merespon mendistribusikan bantuan bahan makanan (Bama) untuk memenuhi kebutuhan warga.
Frans menyampaikan pada tanggal 4 November 2025 lalu masyarakat sudah menyerahkan aspirasi ke DPRK Mimika yang diterima langsung oleh Ketua DPRK Mimika Primus Natikapereyau didampingi Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman dan Pj. Sekda Mimika Abraham Y. Katenyau. Namun hingga hari ini pemerintah belum menanggapi atas aspirasi masyarakat Jila tersebut.
“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer
Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.




















