Wapres Gibran Tinjau Program MBG di SMAN 4 Mimika
Timika,papuaglobalnews.com – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 4 Mimika, Papua Tengah, Selasa 21 April 2026. Kunjungan ini untuk memastikan program prioritas pemerintah dalam pemenuhan gizi siswa berjalan optimal di daerah.
Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sejak usia sekolah, sekaligus memastikan siswa-siswi mendapatkan asupan gizi yang cukup untuk menunjang proses belajar mengajar.
Dalam peninjauan tersebut, Wapres melihat langsung proses distribusi makanan kepada siswa-siswi serta berinteraksi dengan para guru dan peserta didik untuk mengetahui dampak program MBG di lapangan. Menu MBG hari ini terdiri dari nasi putih dengan lauk ayam goreng, dilengkapi oseng buncis, tahu isi, serta buah apel sebagai penutup yang segar dan bergizi.
Peninjauan ini juga bertepatan dengan Hari Kartini, di mana para guru dan siswa tampak mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah, sehingga suasana sekolah terlihat lebih semarak dan penuh warna.
Guru Sosiologi SMAN 4 Mimika, Suharti, mengungkapkan bahwa program MBG memberikan manfaat nyata bagi siswa, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan akses terhadap makanan sebelum berangkat sekolah.
“Dengan adanya MBG ini sangat membantu banget. Terutama siswa ya. Ada siswa kami memang dari rumah memang dia tidak makan. Bukan yang tidak mau makan, memang dia tidak ada untuk yang dimakan,” ujarnya.
Ia menambahkan sebelum adanya program ini, masih ditemukan siswa yang datang terlambat bahkan tidak masuk sekolah karena kondisi lapar.
“Waktu sebelum ada MBG ada anak yang terlambat sekolah. Waktu dia tidak masuk sekolah, alasannya kenapa? Mau ke sekolah tapi kami lapar, nggak makan,” jelas Suharti.
Menurutnya, kehadiran MBG membawa perubahan positif terhadap kedisiplinan dan kesiapan belajar siswa.
“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer
Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.




















