Situasi ini menegaskan pentingnya penanganan yang terukur dalam situasi konflik. Penggunaan kekuatan bersenjata di wilayah sipil berisiko tinggi terhadap keselamatan masyarakat yang tidak terlibat.
Sejumlah langkah mendesak perlu dilakukan:
1. Menghentikan penggunaan senjata di area permukiman warga.

2. Menjamin akses layanan medis bagi korban tanpa hambatan.

3. Melakukan investigasi independen dan transparan terhadap seluruh rangkaian peristiwa.

4. Memberikan perlindungan kepada saksi dan keluarga korban.

5. Mendokumentasikan data korban secara akurat dan terverifikasi.

Keterlibatan lembaga seperti Komnas HAM, tokoh agama, dan organisasi bantuan hukum dinilai penting untuk memastikan proses berjalan adil dan terbuka.

Dogiyai tidak boleh dibiarkan dalam ketakutan. Informasi yang akurat dan dapat dipercaya harus dijaga agar tidak tenggelam oleh rumor. Di tengah situasi ini, masyarakat diharapkan tetap menahan diri dan tidak terprovokasi.

Hari ini, Dogiyai berduka.
Untuk JE. Untuk Siprianus. Untuk Ester Pigai. Untuk Martinus dan untuk semua warga yang hidup dalam ketakutan.

Setiap nyawa berharga. Keadilan harus ditegakkan tanpa kekerasan baru. **

Catatan Redaksi

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer

Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.

Hak Jawab & Koreksi Berita

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.