TPNPB Ancam Tembak Mati Seluruh Karyawan Freeport yang Terlibat Agen Intelijen
Selain itu meminta kepada Kodam XVII/Cenderawasih dan Kemhan RI Brigjen TNI Hengki Yuda Setiawan agar menggumumkan 196 Karyawan PT Freeport McMoRan yang sedang melakukan pelatihan militer di Rindam XVII/Cenderawasih agar TPNPB tidak salah dalam penembakan dan eksekusi Komcad. Namun, jika tidak diumumkan nama-nama seluruh peserta Komcad, maka TPNPB secara resmi mengumumkan tembak mati seluruh karyawan PT Freeport McMoRan yang sedang beroperasi di Tembagapura Papua yang juga sedang merampas dan merampok kekayaan alam Papua.
Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB sebut Sebby, juga mengeluarkan perintah kepada seluruh warga sipil agar tidak lagi memberikan kos dan rumah kontrakan terhadap Karyawan PT Freeport McMoRan di Tembagapura maupun Timika, karena jika kedapatan Karyawan PT Freeport McMoRan di wilayah-wilayah tersebut TPNPB siap tembak mati atau eksekusi di tempat.
“Maka ini menjadi perhatian serius kepada seluruh orang Papua agar berhenti dan segera keluar sebagai budak negara Indonesia dari PT. Freeport McMoRan demi keamanan dan keselamatan diri,” tulis Sebby. **
“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer
Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.









