Ruslan menegaskan dengan membawa anggota keluarga ke BNN bukan untuk dipenjarakan tetapi bertujuan menyelamatkan kesehatan mentalnya supaya kembali pulih.

Ia menyebutkan ketiga remaja ini satunya belum tamat SMP, satu orang masih SMA dan satunya sudah tamat. Ketiganya masuk kategori pengguna level berat dengan membutuhkan waktu rehabilitasi enam bulan.

Selama menjalani rehabilitasi, ketiga pasien tersebut tetap diberikan kegiatan-kegiatan sesuai hobi baik olahraga atau keterampilan menjahit, beternak dan lain-lain. Pasien berstatus pelajar tetap mendapat hak untuk mengikuti ujian.

Ruslam meminta dukungan kerjasama dari guru di sekolah agar mengirim soal-soal ujian untuk dikerjakan. Semua warga negara yang menjalani rehabilitasi  hak-haknya tetap dipenuhi.

Ruslan mengajak warga Mimika untuk melawan narkoba dengan terus meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan anak-anak. Apabila melihat tanda-tanda keanehan perilaku anggota keluarga, saudara, teman segera melaporkan kepada BNN Mimika untuk secepatnya ditangani. **

Catatan Redaksi

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer

Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.

Hak Jawab & Koreksi Berita

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.