Viktor Kabey, Mantan Anggota DPRD Mimika. (Foto – Istimewa).

 

Timika,papuaglobalnews.com – Pergerakan penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mimika Tahun Anggaran 2026 mulai menunjukkan tren pergerakan yang cepat. Kondisi positif ini mendapat sorotan dan catatan penting dari mantan Anggota DPRD Mimika sekaligus mantan Ketua Komisi Anggaran DPRD Mimika, Viktor Kabey.

Viktor menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Mimika harus memanfaatkan momentum ini untuk mengejar target realisasi anggaran hingga mencapai 100% di semua jenis belanja daerah.

Langkah agresif ini dinilai krusial agar catatan buruk tahun lalu yang meninggalkan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) dalam jumlah besar tidak terulang kembali.

Berdasarkan pengalamannya saat memimpin Komisi Anggaran DPRD Mimika, Viktor membeberkan perbandingan kontras antara kondisi keuangan daerah masa lalu dan saat ini.

Ia menjelaskan kondisi dahulu defisit dan kurang bayar, Pemkab kerap mengalami kondisi anggaran kurang bayar akibat program yang terlalu menumpuk, hingga terpaksa melakukan pinjaman bank untuk menutupi utang belanja.

Selain itu, Vikto menilai kondisi sekarang kas melimpah. Anggaran kas daerah saat ini tergolong besar dan sangat mencukupi, sehingga sangat disayangkan jika sampai tidak terserap secara optimal untuk masyarakat.

Tantangan Makro dan Krisis Global

Meski tekanan ekonomi nasional seperti krisis global dan kenaikan BBM membayangi, penyerapan anggaran di tingkat daerah tidak boleh melambat.

Viktor berharap seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak menunda-nunda pelaksanaan belanja modal, belanja barang dan jasa, maupun program strategis lainnya.

“Penyerapan anggaran tahun ini harus ‘gas pol’ dan terserap habis. Ketika alokasi dana daerah melimpah, tidak ada alasan untuk membiarkan anggaran mengendap menjadi SILPA. Setiap rupiah APBD yang dibelanjakan dengan cepat dan tepat sasaran akan menjadi benteng utama perekonomian masyarakat Mimika dalam menghadapi dampak krisis global,” tegasnya.

Ia mendorong DPRK dan elemen masyarakat diharapkan terus mengawal ritme realisasi ini agar percepatan pembangunan di Kabupaten Mimika dapat terwujud secara maksimal dan akuntabel sebelum penutupan tahun anggaran 2026. **