Setelah 34 Tahun, Gempa Tektonik Berkekuatan 7,7 Magnitudo Kembali Guncang Flores
Bakalang-Alor, pada pukul 05.41 WIB dengan ketinggian 0,14 meter.
Baubau, pada pukul 05.47 WIB dengan ketinggian 0,30 meter.
Bulukumba, pada pukul 05.58 WIB dengan ketinggian 0,54 meter.
Kolaka, pada pukul 06.27 WIB dengan ketinggian 0,23 meter.
Berdasarkan SOP yang berlaku, BMKG telah menyampaikan peringatan dini tsunami kepada para pemangku kepentingan dan masyarakat.
Peringatan Dini 1 diterbitkan pada pukul 05.00.39 WIB, atau 2 menit 16 detik setelah gempa bumi.
Peringatan Dini 2 diterbitkan pada pukul 05.09.56 WIB, atau 11 menit 33 detik setelah gempa bumi.
Selanjutnya, Peringatan Dini 3 yang berisi pemutakhiran parameter dan hasil observasi tide gauge berupa waktu tiba dan ketinggian tsunami dirilis sebanyak empat kali, yaitu:
Peringatan Dini 3.1 pukul 05.55.45 WIB, atau 51 menit 27 detik setelah gempa bumi.
Peringatan Dini 3.2 pukul 06.28.42 WIB, atau 1 jam 30 menit 19 detik setelah gempa bumi.
Peringatan Dini 3.3 pukul 06.49.19 WIB, atau 1 jam 50 menit 56 detik setelah gempa bumi.
Peringatan Dini 3.4 pukul 07.05.33 WIB, atau 2 jam 7 menit 10 detik setelah gempa bumi.
Sementara itu, Peringatan Dini 4 atau pengakhiran diterbitkan pada pukul 07.30.00 WIB, atau 2 jam 31 menit 37 detik setelah gempa bumi.
Pemutakhiran peta tingkat guncangan (shakemap) menunjukkan bahwa gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas sebagai berikut:
VII MMI di Aesesa, Kabupaten Nagekeo; Riung, Kabupaten Ngada; dan Kota Mbay. Pada skala ini, tiap-tiap orang keluar rumah dan terjadi kerusakan ringan pada konstruksi bangunan.
VI MMI di Wolowae, Kabupaten Nagekeo, dan Kota Bajawa. Getaran dirasakan oleh semua penduduk, kebanyakan terkejut dan lari keluar rumah.
V MMI di Kota Ende, Kota Borong, dan Kota Ruteng. Getaran dirasakan hampir semua penduduk dan banyak orang terbangun.
Hingga pukul 07.07 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan terdapat 37 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) dengan magnitudo M3,6 hingga M6,2, dan satu gempa susulan di antaranya dirasakan oleh masyarakat.
Berdasarkan video yang beredar luas di media sosial grup whatsapp memperlihatkan rusaknya terminal tunggu dan kedatangan Lorens Say Kabupaten Sikka. Selain bangunan romboh penumpang yang barusan turun dari KM Bukit Siguntang maupun para pengantar lari berhamburan sambil berteriak histeris ketakutan. Selain itu ada para penumpang yang jatuh dari atas dermaga ke dalam laut. Warga yang masih berada di sekitar pelabuhan dalam kondisi panik kesulitan menolong warga yang jatuh. Begitupun barang-barang penumpang berhamburan di pelabuhan.
Dalam rekaman video itu juga terlihat tangga kapal terjungkal kedalam laut setelah tali dan kapal dilepaskan dari jangkar. Kondisi serupa juga terjadi di ruang kerja Bupati Ende juga rubuh. Akibat gempa tersebut akse ruas jalan Ende-Maumere mengalami tanah longsor sehingga menyulitkan arus lalulintas. Selain itu beredarnya video bangunan rumah di Kabupaten Manggarai ratah dengan tanah serta seorang ibu sementara menggendong dengan bayinya juga meningga dunia setelah ditindis material rumah.
Hingga berita ini publis belum diketahui secara terperinci kerugian material dan jumlah korban jiwa. **




