Sebelumnya, Haris menyampaikan PSN cetak sawah sesungguhnya untuk masyarakat Kabupaten Merauke. Namun mereka menolak program tersebut dialihkan untuk Mimika.

Lahan-lahan yang akan dibuka untuk cetak sawah merupakan milik masyarakat sendiri yang selama ini belum dimanfaatkan. Dalam program ini pemerintah siap membantu bibit, fasilitas peralatan pertanian, pupuk dan tenaga kerjanya masyarakat petani pemilik lahan itu sendiri. Hasil panen padi kembali dimanfaatkan untuk masyarakt petani sendiri bukan untuk pemerintah.

Dalam menjalankan program ini, Haris sangat mengharapkan dukungan dari semua pihak terutam para petani sendiri.

Ia berharap dengan masuknya PSN swasembada pangan ini Mimika menjadi lumbung pangan terutama padi selain memenuhi kebutuhan keluarga petani dapat dijual kepada masyarakat luas. Sumber pendapatan itu bisa meningkatkan kesejahteraan petani. **

Catatan Redaksi

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer

Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.

Hak Jawab & Koreksi Berita

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.