Petakan Potensi Lokal, BRIDA Mimika Seminar Kajian Strategis Pembangunan Distrik Mimika Barat Jauh Berbasis Riset
Timika,papuaglobalnews.com – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Mimika melaksanakan Seminar Pendahuluan Kajian Strategis Pembangunan Wilayah Distrik Mimika Barat Jauh, Senin 10 Agustus 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mimika tersebut untuk menyusun arah dan strategi pembangunan wilayah berbasis riset, potensi lokal, serta kearifan masyarakat, guna mewujudkan Distrik Mimika Barat Jauh yang maju, mandiri dan berkelanjutan.
Seminar tersebut diikuti sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Papua Tengah, para narasumber, akademisi dan peneliti.
Bupati Mimika Johannes Rettob dalam sambutan yang dibacakan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Mimika, Santi Sondang menyampaikan kehadiran para pimpinan OPD merupakan wujud nyata dari komitmen bersama dalam mendukung proses perencanaan pembangunan yang berkelanjutan, inklusif, partisipatif dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat di Distrik Mimika Barat Jauh.
Distrik Mimika Barat Jauh merupakan salah satu wilayah yang memiliki kekayaan sumber daya alam, keanekaragaman hayati, serta nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang sangat luar biasa.
Potensi tersebut, lanjutnya Bupati, merupakan modal penting yang harus dikelola secara bijak agar dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, baik untuk generasi saat ini maupun generasi yang akan datang.
Namun demikian, Pemerintah Kabupaten Mimika menyadari pembangunan di wilayah Mimika Barat Jauh masih dihadapkan pada berbagai tantangan.
Tantangan tersebut meliputi aspek infrastruktur, pelayanan dasar, konektivitas wilayah, pengembangan ekonomi masyarakat, perlindungan lingkungan hidup, serta perlindungan terhadap hak-hak masyarakat adat.
Ia menegaskan seminar pendahuluan ini menjadi langkah awal yang sangat strategis untuk mengidentifikasi berbagai potensi dan tantangan pembangunan secara komprehensif, sekaligus merumuskan arah kebijakan serta strategi pembangunan wilayah yang tepat, terukur, berkelanjutan dan sesuai dengan karakteristik serta kebutuhan masyarakat di Mimika Barat Jauh.
Dikatakan, kajian strategis tersebut sejalan dengan arah pembangunan Bupati Mimika harus dimulai dari kampung menuju kota.
“Maka kajian ini adalah salah satu upaya yang bisa kita lakukan dalam pembangunan wilayah kita,” katanya.
Ia menegaskan pembangunan wilayah harus berpijak pada prinsip pembangunan berkelanjutan.
Menurutnya, pembangunan tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi harus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan hidup, serta peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan. Partisipasi masyarakat harus menjadi landasan utama dalam setiap kebijakan yang diambil pemerintah sehingga kebijakan tersebut benar-benar lahir dari kebutuhan masyarakat dan mampu memberikan manfaat nyata.
Pemerintah Kabupaten Mimika berkomitmen untuk terus mendorong pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, tetapi adanya pemerataan dalam peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan ekonomi masyarakat lokal, serta pemberdayaan masyarakat adat.
Hadir dalam seminar ini Plt. Kepala BRINDA Mimika Darius Sabon, Plt. Kepala Dinas Perikanan Clemens Hoilulin, Plt. Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif, Elisabeth Cenawatin serta perwakilan Dinas Sosial Mimika. **




