Pengangguran di Papua Tengah Tembus 14 Ribu Orang
“Kami sudah melaksanakan job fair, tetapi spesifikasi tenaga kerja yang dibutuhkan perusahaan tidak sesuai dengan pelamar yang memasukkan berkas. Ini menjadi salah satu kendala utama,” jelasnya.
Ke depan, lanjut James, program job fair tetap akan dilanjutkan pada masa pemerintahan Gubernur Papua Tengah Meki, namun untuk sementara lebih difokuskan pada program pendidikan dan pelatihan vokasi.
“Salah satunya dengan mengirim calon tenaga kerja ke Subang untuk pelatihan bioflok. Selain itu, kami juga memberikan pelatihan muntir, menjahit, salon, serta keterampilan lainnya. Program-program ini diprioritaskan bagi masyarakat Orang Asli Papua (OAP),” pungkasnya. **
“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer
Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.




















