Ia berharap seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, hati yang terbuka, serta kerendahan hati agar mampu memperbarui komitmen iman, memperkuat karakter, menata masa depan, dan meningkatkan semangat pelayanan yang semakin dewasa dan bertanggung jawab.

Pemerintah, lanjutnya, menyambut baik berbagai kegiatan pembinaan kepemudaan yang berlandaskan nilai-nilai iman, moral, disiplin, persaudaraan, dan tanggung jawab. Menurutnya, gereja dan pemerintah memiliki tujuan yang sama, yakni membangun manusia seutuhnya yang beriman, berakhlak baik, cerdas, produktif, serta membawa manfaat bagi lingkungan.

Dalam kesempatan itu, ia mengajak seluruh pemuda gereja di Kabupaten Mimika, khususnya Pemuda Kingmi Klasis Mimika, untuk terus menjaga persatuan, menjauhi berbagai hal yang dapat merusak masa depan, serta mengisi masa muda dengan kegiatan-kegiatan positif.

“Jadilah teladan dalam ucapan, sikap, pelayanan, pendidikan, pekerjaan, dan kehidupan bermasyarakat. Jadilah generasi pembawa perubahan, pelopor perdamaian, sekaligus mitra pemerintah dalam membangun Kabupaten Mimika yang aman, harmonis, maju, dan bermartabat,” pesannya.

Ia turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan para pembina yang telah mendedikasikan diri membina generasi muda gereja. Menurutnya, pembinaan tersebut merupakan tugas mulia karena mempersiapkan calon-calon pemimpin gereja dan daerah di masa depan.

Bupati mengapresiasi seluruh panitia, pengurus gereja, para pembina, dan semua pihak yang telah mempersiapkan kegiatan. **