Timika,papuaglobalnews.com – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar Forum Group Discussion (FGD) sebagai langkah penyusunan Roadmap Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menuju Pemerintahan Digital Kabupaten Mimika Tahun 2025-2030, berlangsung di salah satu hotel di Timika, Rabu 8 Juli 2026.

FGD dibuka secara resmi oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob, dan melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD), akademisi, praktisi teknologi, tokoh masyarakat, serta perwakilan sektor swasta. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) dan Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung (STEI ITB), yakni Dr. Techn. Wikan Danar Sunindyo, S.T., M.Sc. dan Ir. Windy Gambetta, MBA.

Ketua Panitia, Blasius Rahangiar, menjelaskan bahwa pelaksanaan FGD mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2023 tentang Percepatan Transformasi Digital dan Keterpaduan Layanan Digital Nasional, yang memberikan mandat kepada seluruh pemerintah daerah untuk segera melaksanakan transformasi menuju pemerintahan digital.

Menurutnya, terdapat perbedaan mendasar antara SPBE dan pemerintahan digital. SPBE berfokus pada otomatisasi proses internal pemerintahan, sedangkan pemerintahan digital lebih berorientasi pada pelayanan publik yang terpadu, pengambilan keputusan berbasis data (data-driven decision making), interoperabilitas antarsistem, serta pengalaman pengguna (user experience) yang optimal.

Melalui FGD ini diharapkan lahir berbagai masukan strategis dan komprehensif sebagai landasan penyusunan Roadmap Pemerintahan Digital Kabupaten Mimika Tahun 2025-2030 dalam mewujudkan Mimika yang cerdas, nyaman, dan berkelanjutan.

Hal tersebut sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Mimika untuk mewujudkan Mimika yang responsif, energik, transparan, terampil, objektif, dan berdaya saing menuju Gerbang Emas (Gerakan Kebangkitan Ekonomi Masyarakat Adil dan Sejahtera).

FGD ini juga bertujuan membangun pemahaman bersama (shared understanding) di antara seluruh pemangku kepentingan mengenai konsep, perbedaan, dan urgensi transformasi dari SPBE menuju pemerintahan digital, sekaligus menghasilkan rekomendasi kebijakan serta langkah-langkah konkret yang dapat ditindaklanjuti dalam jangka pendek, menengah, maupun panjang.

Dalam sambutan, Bupati Mimika Johannes Rettob mendorong percepatan implementasi Smart City di Kabupaten Mimika melalui transformasi dari Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menuju pemerintahan digital yang lebih terintegrasi, modern, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Ia menegaskan FGD ini merupakan bagian penting dari rapat Dewan Smart City, yang merupakan agenda rutin dilaksanakan setiap tiga bulan sekali melibatkan seluruh stakeholders, mulai dari unsur pemerintah, swasta, akademisi hingga kalangan profesional. Forum tersebut menjadi wadah untuk menyusun arah kebijakan pembangunan daerah berbasis teknologi dan inovasi.

John juga mengingatkan seluruh OPD agar membangun koordinasi, kolaborasi, dan komunikasi yang kuat sehingga Mimika tidak hanya berhenti pada penerapan SPBE yang selama ini lebih berfokus pada tata kelola administrasi pemerintahan.