Timika,papuaglobalnews.com – Pemerintah Kabupaten Mimika menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Retret Mini Biro Pelayanan Pemuda Gereja Kemah Injil (Kingmi) di Tanah Papua Klasis Mimika Tahun 2026 sebagai wadah pembinaan iman, pembentukan karakter, serta pengembangan kualitas generasi muda Kristen.

Hal tersebut disampaikan Staf Ahli Bupati Mimika, Petrus Pali Ambaa, saat membacakan sambutan Bupati Mimika pada pembukaan Retret Mini Biro Pelayanan Pemuda Kingmi Klasis Mimika di Gereja Jemaat Bahtera, Jalan C. Heatubun, Rabu 8 Juli 2026.

Menurutnya, retret bukan sekadar agenda organisasi kepemudaan gereja, melainkan menjadi sarana penting untuk membina iman, membentuk karakter, memperkuat spiritualitas, serta meningkatkan kualitas generasi muda Kristen di Kabupaten Mimika.

Ia menegaskan pemuda merupakan aset gereja, keluarga, masyarakat, dan daerah. Karena itu, pembinaan generasi muda harus dilakukan secara serius agar mereka bertumbuh menjadi pribadi yang takut akan Tuhan, berintegritas, peduli terhadap sesama, serta siap menjadi pelayan dan pemimpin di masa mendatang.

“Di pundak generasi muda, masa depan gereja dan masa depan daerah ini berada. Mereka perlu dibina secara rohani, mental, intelektual, dan sosial agar menjadi generasi yang berkualitas,” pesannya.

Melalui retret para pemuda, Bupati berharap memperoleh kesempatan untuk semakin dekat dengan Tuhan, memperdalam firman-Nya, membangun persekutuan yang sehat, mempererat persaudaraan, sekaligus meneguhkan panggilan hidup sebagai generasi yang membawa terang dan damai di tengah keluarga, gereja, masyarakat, bangsa, dan daerah.

Ia berharap seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, hati yang terbuka, serta kerendahan hati agar mampu memperbarui komitmen iman, memperkuat karakter, menata masa depan, dan meningkatkan semangat pelayanan yang semakin dewasa dan bertanggung jawab.

Pemerintah, lanjutnya, menyambut baik berbagai kegiatan pembinaan kepemudaan yang berlandaskan nilai-nilai iman, moral, disiplin, persaudaraan, dan tanggung jawab. Menurutnya, gereja dan pemerintah memiliki tujuan yang sama, yakni membangun manusia seutuhnya yang beriman, berakhlak baik, cerdas, produktif, serta membawa manfaat bagi lingkungan.

Dalam kesempatan itu, ia mengajak seluruh pemuda gereja di Kabupaten Mimika, khususnya Pemuda Kingmi Klasis Mimika, untuk terus menjaga persatuan, menjauhi berbagai hal yang dapat merusak masa depan, serta mengisi masa muda dengan kegiatan-kegiatan positif.

“Jadilah teladan dalam ucapan, sikap, pelayanan, pendidikan, pekerjaan, dan kehidupan bermasyarakat. Jadilah generasi pembawa perubahan, pelopor perdamaian, sekaligus mitra pemerintah dalam membangun Kabupaten Mimika yang aman, harmonis, maju, dan bermartabat,” pesannya.

Ia turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan para pembina yang telah mendedikasikan diri membina generasi muda gereja. Menurutnya, pembinaan tersebut merupakan tugas mulia karena mempersiapkan calon-calon pemimpin gereja dan daerah di masa depan.

Bupati mengapresiasi seluruh panitia, pengurus gereja, para pembina, dan semua pihak yang telah mempersiapkan kegiatan. **