Nabire,papuaglobalnews.com – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Provinsi Papua Tengah resmi menyelenggarakan Musyawarah Wilayah (Muswil) I. Kegiatan ini berlangsung di Kampus Madya Pondok Pesantren Hidayatullah Nabire, Kabupaten Nabire pada Selasa, 16 Desember 2025.

Perhelatan perdana ini mengusung tema besar “Sinergi Anak Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045”, sebuah pesan kuat tentang peran penting kolaborasi elemen umat dalam pembangunan bangsa.

Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh Ketua Departemen Perkaderan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah, Dr. Abdul Ghofar Hadi, S.Sos.I., M.Pd.

Abdul dalam arahan saat membuka kegiatan menekankan bahwa keberadaan Hidayatullah di Papua Tengah harus tetap tegak lurus pada mainstream gerakan organisasi, yakni Dakwah dan Pendidikan.

“Hidayatullah hadir untuk memberikan solusi bagi umat melalui pendidikan integral dan dakwah yang mencerahkan. Dua pilar ini adalah kunci utama dalam menyiapkan generasi yang unggul dan berkarakter demi menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujar Abdul Ghofar di hadapan para peserta dan tamu undangan.

Momentum sejarah pasca-perintisan Ketua DPW Hidayatullah Papua Tengah, Ust. Muhammad Hairanzi, S.Pd.I., dalam sambutan menjelaskan, bahwa Muswil I ini memiliki nilai sejarah yang sangat penting. Setelah melalui masa perintisan selama tiga tahun sebagai wilayah pemekaran, kini Hidayatullah Papua Tengah siap melangkah ke fase konsolidasi yang lebih mapan.

“Setelah tiga tahun menjalani masa perintisan, momentum ini menjadi wadah untuk memutuskan, menetapkan, serta menunjuk ketua dan jajaran pengurus DPW Hidayatullah Papua Tengah untuk masa bakti 5 tahun ke depan,” ungkap Ust. Hairanzi.

Ia juga menambahkan bahwa Muswil ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan, melainkan sarana evaluasi dan penyusunan strategi dakwah yang lebih menyentuh akar rumput di wilayah Papua Tengah.

Dukungan luas dari tokoh umat pembukaan Muswil I ini juga menjadi ajang silaturahmi akbar lintas organisasi. Kehadiran berbagai tokoh penting menunjukkan kuatnya sinergi Hidayatullah dengan ormas Islam lainnya di Papua Tengah.

Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua MUI Papua Tengah, Ketua DMI (Dewan Masjid Indonesia) Papua Tengah, Sekretaris Umum LPTQ Papua Tengah, Ketua ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia) Papua Tengah, Ketua PW Muhammadiyah Papua Tengah, serta sejumlah tokoh masyarakat dan pimpinan lembaga Islam lainnya.

Kehadiran para tokoh ini mempertegas tema “Sinergi Anak Bangsa”, di mana Hidayatullah berkomitmen untuk terus bergandengan tangan dengan seluruh elemen umat dan pemerintah dalam membangun peradaban di tanah Papua Tengah.

Muswil I dijadwalkan akan berlangsung selama dua hari ke depan dengan agenda utama pembentukan struktur organisasi dan perumusan program kerja strategis lima tahunan yang berfokus pada penguatan sinergi antar umat dan pelayanan sosial bagi masyarakat. **