MTQ Perdana Tingkat Papua Tengah Diikuti Tujuh Kabupaten, Dewan Hakim dan Peserta Dipesan Jaga Integritas, Profesionalitas dan Sportivitas
Ia mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepada Mimika dan menjadikannya sebagai motivasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta selama mengikuti perlombaan.
Menurut Kemong, penyelenggaraan MTQ perdana ini memiliki nilai sejarah tersendiri sejak Papua Tengah menjadi Daerah Otonom Baru (DOB). Kegiatan tersebut bukan hanya ajang membaca, menghafal, memahami, dan menafsirkan Al-Quran, tetapi juga menjadi wahana mempererat persaudaraan dan memperkokoh persatuan masyarakat Papua Tengah.
“Kepada seluruh peserta, jadikan momentum ini bukan hanya untuk meraih prestasi, tetapi juga memperkuat kecintaan terhadap Al-Quran dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia juga berpesan kepada dewan hakim agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, objektivitas, dan integritas sehingga menghasilkan peserta terbaik yang akan mewakili Papua Tengah di tingkat nasional.
Selain itu, Kemong menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Mimika atas dukungan yang diberikan sehingga pelaksanaan MTQ dapat berjalan dengan lancar dan sukses.
Staf Ahli Gubernur Papua Tengah Bidang Kemasyarakatan, SDM, dan Pengembangan Otonomi Khusus, Ukkas, yang membacakan sambutan Gubernur Papua Tengah, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Mimika, khususnya Wakil Bupati Emanuel Kemong selaku Ketua Pelaksana MTQ I Papua Tengah.
Menurutnya, MTQ pertama ini merupakan catatan sejarah bagi Pemerintah Provinsi Papua Tengah sejak daerah tersebut berdiri sebagai provinsi baru.
Ia mengatakan Papua Tengah dibangun di atas keberagaman suku, agama, bahasa, dan budaya yang hidup berdampingan sebagai satu keluarga besar. Karena itu, kerukunan harus terus dipelihara sebagai modal utama pembangunan daerah.
“Nlai-nilai Al-Quran mengajarkan kejujuran, keadilan, kasih sayang, persaudaraan, dan kedamaian. Nilai-nilai inilah yang harus diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari agar Papua Tengah tetap menjadi daerah yang aman, damai, dan harmonis,” pesannya.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Papua Tengah berkomitmen tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga membangun sumber daya manusia yang sehat, cerdas, berkarakter, memiliki integritas, serta menjunjung tinggi nilai agama dan budaya sebagai fondasi pembangunan daerah.
Menurutnya, pelaksanaan MTQ memiliki nilai strategis dalam membentuk sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan moral.
Kepada seluruh peserta, ia berpesan agar tetap menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, dan semangat persaudaraan serta menjadikan MTQ sebagai sarana belajar, mempererat silaturahmi, dan meningkatkan kecintaan terhadap Al-Quran. **













