“Anak, kalian punya tanggung jawab besar kapada, alam, adat dan Allah, ingat itu!” kenang Anthonius dalam rilisnya kepada redaksi papuaglobalnews.com, Selasa 3 November 2026.

Bagi Anthonius, pesan ini menjadi bukti nyata komitmen kuat almarhum bahwa kebenaran dan hak atas tanah adat adalah prinsip utama yang harus diperjuangkan tanpa rasa takut.

Dewan Adat Daerah Mimika bersama seluruh masyarakat adat Mimika menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya.

“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan, dan semoga nilai-nilai perjuangan almarhum dapat terus kita lanjutkan. Selamat jalan Bapak. Terima kasih atas segala budi baik, keramahan, dan bimbinganmu bagi tanah Papua,” tulis Anthonius. **

Catatan Redaksi

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer

Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.

Hak Jawab & Koreksi Berita

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.