Maknai HUT ke-10 UMKM Nasional dan HUT ke-81 RI, 125 Pelaku UMKM Mimika Tampilkan Beragam Kuliner dan Karya Seni AMOR di Festival UMKM 2026
Pada momen tersebut, John mengakui bahwa berdasarkan hasil pengecekan di jalan-jalan, banyak masyarakat Mimika sudah memasang bendera Merah Putih dan umbul-umbul dalam menyambut HUT ke-81 RI.
Ia berharap kehadiran UMKM dalam festival tersebut tidak sebatas menjadi ajang promosi, tetapi juga mampu membangkitkan semangat untuk membangun dan mengembangkan UMKM dalam rangka memajukan perekonomian masyarakat.
Menurutnya, semakin banyak promosi dan pameran UMKM harus diikuti dengan tindak lanjut berupa kerja sama antardaerah, khususnya dalam hal pembelian produk UMKM sehingga saling menguntungkan dari sisi promosi.
Ia juga menyampaikan Mimika menjadi satu-satunya kabupaten di Indonesia yang telah memiliki stan promosi hasil UMKM Nasional di Jakarta, melalui kerja sama dengan Kementerian UMKM RI.
Menurut John, keberadaan stan tersebut sekaligus membantu pemerintah dalam penguatan ekonomi daerah ditengah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran yang dilakukan oleh pemerintah pusat.
Ia berharap melalui festival ini dapat mendorong dan melahirkan masyarakat yang semakin mencintai produk lokal.
John juga menyinggung pola hidup masyarakat Mimika yang dinilainya sudah cenderung seperti masyarakat di Jakarta. Menurutnya, banyak masyarakat setelah pulang bekerja langsung masuk ke rumah tanpa membangun komunikasi dan saling menyapa dengan tetangga.
Dikatakan, dengan membeli produk UMKM, masyarakat secara tidak langsung membantu meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus membantu membuka lapangan kerja bagi para pelaku usaha.
Pemerintah, lanjut John, akan terus memberikan pendampingan sebagai mitra. Sementara itu, para pelaku UMKM didorong untuk terus meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing dan tidak kalah dengan produk lainnya.
Pelaku UMKM juga didorong untuk memanfaatkan teknologi serta mampu membaca peluang pasar yang tersedia.
John menegaskan, dalam setiap penyusunan program, pemerintah selalu berupaya berpihak kepada masyarakat. Namun, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dan membutuhkan keterlibatan seluruh pihak.
“Pada prinsipnya dalam bekerja kita harus membangun sistem koordinasi, komunikasi dan kolaborasi dalam membangun kekuatan ekonomi,” tegasnya. **



