LEMASKO Pertanyakan Keseriusan Polres Mimika Ungkap Pelaku Pembunuhan di Kilo 10, Desak Kapolda Papua Tengah Bentuk Tim Investigasi
Ia berharap tidak boleh ada anggapan bahwa kasus yang menimpa orang Kamoro dianggap biasa saja. Sebab, menurutnya, saat ini banyak kelompok pemuda yang terus mempertanyakan kapan pelaku berhasil diungkap.
Marianus juga meminta masyarakat pendatang yang tinggal dan mencari nafkah di Timika untuk membangun hubungan baik dengan masyarakat pemilik hak ulayat.
“Atas peristiwa itu kami juga mempertanyakan, apakah pelaku yang menebas tengkuk korban tinggal di Kilo 10 Kadun Jaya atau datang dari tempat lain yang kebetulan lewat,” ujarnya.
“Kami mohon Kapolda perintahkan Kapolres tangani kasus ini dengan secepatnya. Kami tidak mau ke depan timbul gejolak yang lebih besar lagi,” tambahnya.
Diketahui, Ronaldo Orkaipukaro merupakan pemuda Kamoro asal Kampung Aikawapuka, Distrik Mimika Timur Tengah.
Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) Satuan Lalu Lintas Polres Mimika, kasus ini bermula ketika pengendara Honda Beat berinisial JG (49), yang diketahui seorang hamba Tuhan, melaju dari arah Kilo 10 menuju SP 1.
Setibanya di lokasi kejadian, datang sepeda motor Honda Vario yang diboncengi Ronaldo Orkaipukaro dari arah Timika menuju Mapurujaya.
Diduga pengendara Honda Vario melaju dengan kecepatan tinggi dan mengambil jalur Honda Beat sehingga terjadi kecelakaan.
Usai kejadian, pengendara Honda Vario melarikan diri dan hingga kini belum diketahui keberadaannya serta masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Dalam peristiwa tersebut, pengendara Honda Beat sempat dilarikan ke RSUD Mimika untuk mendapatkan penanganan medis. Namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia. Pecahan bodi kedua sepeda motor juga berhamburan di lokasi kejadian.
Sementara itu, Ronaldo Orkaipukaro, yang merupakan penumpang Honda Vario, meninggal dunia di tempat kejadian perkara dalam kondisi duduk bersandar di besi jembatan setelah tengkuknya ditebas menggunakan benda tajam oleh pelaku yang hingga kini masih diburu pihak kepolisian. **








