Ia berharap Bupati dan Wakil Bupati Mimika yang memiliki visi dan misi membangun dari kampung ke kota dapat benar-benar merealisasikannya di lapangan, bukan hanya tertuang rapi dalam dokumen perencanaan pembangunan lima tahun.

“Saya sebagai tokoh muda DPC KNPI Kwamki Narama berharap pemerintah betul-betul turun melihat hal-hal kecil yang menjadi kebutuhan riil masyarakat, sehingga bisa diakomodir dalam setiap program dan kegiatan,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, kondisi jalan yang sebelumnya sudah diaspal kini mengalami kerusakan akibat sering dilalui kendaraan, ditambah curah hujan yang tinggi sehingga membuat aspal rapuh dan terlepas dari badan jalan.

Ia menambahkan, kemajuan pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, pendidikan, kesehatan, serta ekonomi di Kwamki Narama menjadi gambaran nyata wajah Kabupaten Mimika.

“Kalau kami yang berada di distrik dan kampung dalam kota saja sudah begini, apalagi mereka yang di wilayah pinggiran, pesisir, dan pegunungan?” katanya.

Sebagai warga, ia berharap jika perbaikan jalan tersebut belum terakomodir dalam APBD induk maupun perubahan tahun 2026, maka dapat direalisasikan pada tahun anggaran 2027 mendatang.

Menurutnya, apabila kondisi jalan sudah baik, hal ini akan mendukung kelancaran akses transportasi di wilayah tersebut serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam beraktivitas. **