Viktor menjelaskan, sejak awal tahun 2026 hingga saat ini lapangan futsal outdoor belum dapat difungsikan karena interlock atau karpet lapangan mengalami kerusakan. Akibatnya, seluruh aktivitas olahraga untuk sementara dipusatkan di dalam gedung (indoor).

Menurutnya, kondisi kerusakan interlock tersebut telah diketahui oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Mimika dan saat ini sedang dalam proses pengadaan untuk perbaikan.

Ia juga menyebutkan bahwa petugas yang bertugas sebagai pengawas sekaligus petugas kebersihan berjumlah enam orang, seluruhnya laki-laki. Mereka bekerja dengan sistem shift pagi dan malam serta memiliki jadwal libur (off). Setiap harinya, dua hingga tiga orang bertugas menjaga keamanan sekaligus membersihkan lingkungan GOR.

Viktor mengungkapkan, penanganan kebersihan di lingkungan GOR Futsal sebelumnya dilakukan oleh pihak ketiga. Namun sejak Januari 2026 hingga saat ini belum ada pihak ketiga yang ditunjuk, sehingga pekerjaan kebersihan sementara diambil alih oleh para petugas pengawas.

“Untuk sementara kami yang mengambil alih membersihkan sampah yang ada. Memang setelah PON sebelumnya ada pihak ketiga yang menangani kebersihan. Pegawai Dispora juga sering datang melakukan kontrol,” ujarnya. **