Inilah kondisi sampah yang berserakan di lapangan outdoor Fustsal SP5, Senin 27 Juli 2026. (Foto – Maria Goreti Barowari/papuaglobalnews.com).

Timika,papuaglobalnews.com – Kondisi lapangan futsal outdoor SP5 di Kabupaten Mimika saat ini sangat memprihatinkan. Hingga Senin 27 Juli 2026, area lapangan dipenuhi sampah plastik berupa botol minuman, kantong plastik kresek, serta sisa makanan yang berserakan di lantai lapangan maupun di area tribun.

Sampah-sampah tersebut diduga merupakan sisa aktivitas para penonton yang sebelumnya memanfaatkan fasilitas olahraga peninggalan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI tahun 2021.

Koordinator Pengawas GOR Futsal SP5, Viktor Wamafma, menjelaskan bahwa kebersihan lapangan outdoor selama ini tetap menjadi perhatian. Namun, karena petugas sedang disibukkan dengan kegiatan lain, pembersihan belum sempat dilakukan.

“Kami tetap menjaga kebersihan. Hanya saja, karena waktu yang mendesak, area ini belum sempat kami bersihkan,” kata Viktor kepada papuaglobalnews.com di lokasi.

Viktor menjelaskan, sejak awal tahun 2026 hingga saat ini lapangan futsal outdoor belum dapat difungsikan karena interlock atau karpet lapangan mengalami kerusakan. Akibatnya, seluruh aktivitas olahraga untuk sementara dipusatkan di dalam gedung (indoor).

Menurutnya, kondisi kerusakan interlock tersebut telah diketahui oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Mimika dan saat ini sedang dalam proses pengadaan untuk perbaikan.

Ia juga menyebutkan bahwa petugas yang bertugas sebagai pengawas sekaligus petugas kebersihan berjumlah enam orang, seluruhnya laki-laki. Mereka bekerja dengan sistem shift pagi dan malam serta memiliki jadwal libur (off). Setiap harinya, dua hingga tiga orang bertugas menjaga keamanan sekaligus membersihkan lingkungan GOR.

Viktor mengungkapkan, penanganan kebersihan di lingkungan GOR Futsal sebelumnya dilakukan oleh pihak ketiga. Namun sejak Januari 2026 hingga saat ini belum ada pihak ketiga yang ditunjuk, sehingga pekerjaan kebersihan sementara diambil alih oleh para petugas pengawas.

“Untuk sementara kami yang mengambil alih membersihkan sampah yang ada. Memang setelah PON sebelumnya ada pihak ketiga yang menangani kebersihan. Pegawai Dispora juga sering datang melakukan kontrol,” ujarnya. **