Jakarta,papuaglobalnews.com – Menjelang Hari Raya Paskah, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama menyampaikan capaian kelulusan peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi Guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) batch 4 tahun 2026.

Seperti dikutip dari Link Kementerian Agama RI, terdapat 894 guru PAK dinyatakan lulus dari total 900 peserta yang mengikuti program tersebut. Sementara itu, 6 peserta lainnya akan mengikuti kembali proses pembelajaran pada tahap berikutnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen, Jeane Marie Tulung, menyampaikan bahwa program PPG merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas dan profesionalitas guru agama.

“Kelulusan ini menjadi indikator positif atas komitmen para guru dalam mengembangkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian,” ujarnya di Jakarta.

Pelaksanaan PPG batch 4 bagi guru PAK dilaksanakan pada tiga Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), yaitu IAKN Ambon, IAKN Manado, dan IAKN Tarutung.

Lebih lanjut, Dirjen menambahkan bahwa capaian kelulusan ini memiliki makna khusus karena bertepatan dengan momentum Paskah. Menurutnya, keberhasilan para guru ini dapat dimaknai sebagai “kado Paskah” yang membawa sukacita dan penguatan bagi para guru Pendidikan Agama Kristen di seluruh Indonesia.

“Paskah mengajarkan tentang pengharapan, kebangkitan, dan kehidupan baru. Kelulusan ini kiranya menjadi tanda bahwa setiap proses yang dijalani dengan kesungguhan iman dan kerja keras akan menghasilkan buah yang baik pada waktunya,” ungkapnya.

Ia mengajak para guru yang telah dinyatakan lulus untuk menjadikan momentum Paskah sebagai bahan refleksi dan renungan dalam menjalankan tugas pelayanan pendidikan.

“Sebagai guru Pendidikan Agama Kristen, kita dipanggil tidak hanya untuk mengajar, tetapi juga menjadi teladan hidup. Melalui semangat Paskah, para guru diharapkan terus menghadirkan nilai kasih, pengampunan, dan pengharapan dalam setiap proses pembelajaran, serta menjadi terang bagi peserta didik,” tambahnya.

Menurutnya, guru Pendidikan Agama Kristen memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan. Oleh karena itu, peningkatan kualitas guru melalui PPG menjadi langkah penting dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berintegritas.

Sejalan dengan kebijakan nasional dalam penguatan pendidikan, Kementerian Agama terus mendorong peningkatan kompetensi guru agama agar mampu memberikan layanan pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan perkembangan zaman.

Dengan kelulusan ini, para guru berhak memperoleh sertifikat pendidik serta tunjangan profesi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Kementerian Agama berharap capaian ini dapat semakin memotivasi para guru untuk meningkatkan kinerja dan dedikasi dalam melaksanakan tugas sebagai pendidik.

Kementerian Agama juga menegaskan komitmennya untuk terus memperluas akses dan meningkatkan mutu program PPG bagi guru agama di seluruh Indonesia, sebagai bagian dari upaya membangun pendidikan yang inklusif, moderat, dan berkeadaban. **