JM, Warga Kwamki Narama Meninggal dengan Puluhan Anak Panah Tertikam di Tubuh
Jangan Tambah Perang lagi.. BERHENTI SUDAH..
Perlu diketahui, untuk menyelesaikan persoalang tersebut, sebelum hari Raya Natal dan Tahun Baru, Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, Kapolda Papua Tengah, Ketua MRP Papua Tengah, Bupati Mimika, Bupati Puncak bersama TNI-Polri sudah melaksanakan rapat mediasi untuk perdamaian di Rimba Hotel. Dalam rapat itu disepakati agar mengakhiri seluruh aksi saling serang yang mengakibatkan jatuh korban jiwa.
Terkait persoalan itu, Sem Bukaleng Wandagau, Ketua Lemasa dalam setiap pertemuan dengan Forkompinda Mimika mendorong aparat penegakan hukum harus berani menangkap serta memproses hukum terhadap para kepala perang dan provokatornya.
Sem menyakini dengan menangkap para kepala perang akan memberikan efek jerah untuk menghentikan aksi saling serang.
Selain itu, ia menegaskan pemerintah atau kelompok manapun hentikan memberikan bantuan apapun kepada masyarakat yang sedang berperang. Karena selama masih ada ketersediaan logistik perang tidak akan berakhir. **
“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer
Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.




















