Timika,papuaglobalnews.com – Jemaat Gereja Kristen Injili Indonesia (GKII) Maranatha Timika di Jalan Hasanuddin kini dalam suasana bersuka cita merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Perkauan Nasional ke-39 tahun, Selasa 25 Agustus 2026.

Sebagai bentuk ungkapan syukur atas bertambahnya usia, seluruh Jemaat GKII Maranatha Timika merayakan ibadah berlangsung di GKII Jemaat Maranatha Timika. Ibadah ini mengusung tema “Bertumbuh Bersama Memenangkan Dunia Bagi Kristus”, Efesus  4 :15-16, Matius 28: 19.

Pdt. Deteminus Beanal, Ketua GKII Daerah Timika Kota dalam sambutan menyatakan puji dan syukur dipanjatkan kepada Allah Bapa, melalui Tuhan Yesus Kristus, yang telah memelihara dan memimpin jemaatnya hingga hari ini.

“Dengan sukacita dan rasa syukur yang besar, kita berkumpul dalam rangka memperingati HUT Perkauan Nasional ke-39. 39 tahun perjuangan iman, 39 tahun kesetiaan, 39 tahun berdiri teguh di atas Batu Karang, yaitu Kristus Yesus, Tuhan kita!” katanya.

Di hadapan jemaat, Pdt. Deteminus mengatakan “perlu kita ketahui bahwa situasi yang kita hadapi saat ini. Ketika kita merayakan peringatan ini, kita tidak menutup mata terhadap kenyataan yang terjadi di sekitar kita, bahkan di tanah Papua yang kita cintai,” paparnya.

“Gempa bumi berulang kali mengguncang bumi tempat kita berpijak, kebakaran melanda hutan dan pemukiman, asap menutup langit dan kekeringan dan air yang semakin berkurang/ kering. Kekacauan, ketegangan dan pembunuhan yang menyayat hati terjadi di mana-mana,” katanya.

Kepada ibu-ibu perkauan, Pdt. Deteminus menegaskan “kalian adalah tiang iman di tengah badai”.

Catatan Redaksi

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer

Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.

Hak Jawab & Koreksi Berita

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.