Gedung GKII Maranatha Klasis Timika Kota Diresmikan, Berikut Pesan Pdt. Beri Jordan untuk Hamba Tuhan dan Jemaat
Ia mengungkapkan Tuhan mempunyai cara menjadikan semua umat Kristen sebagai imam untuk melayani-Nya.
Tugas sebagai imam berdiri di tengah untuk mengambil berkat untuk memberkati umat-Nya dengan roh-Nya yang kudus. Sebaliknya sebagai imam menjadi perantara menyerahkan serta mendoakan masyarakat kepada Allah untuk mengabulkan setiap permohanan umat-Nya.
Sementara Pdt. Detemianus Beanal dalam sambutan menyampaikan melalui momen peresmian ini Jemaat Maranatha GKII Klasis Timika Kota merasa suka cita dan haru melihat apa yang terjadi pada hari ini.
Hadirnya gedung ini merupakan hasil atas kerja keras, kesabaran dan ketekunan doa yang terus menurus dipanjatkan oleh seluruh Jemaat Maranatha serta semua dukungan dari berbagai pihak sejak tahap perencanaan hingga rampungnya pembangunan.
Ia mengungkapkan gedung gereja ini menjadi tempat berkumpul, tempat yang suci untuk menyampaikan segala permohonan dan harapan kepada Tuhan agar selalu bertumbuh dan bangun bersama Kristus.
Pada kesempatan itu, Pdt. Beanal menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan moril dan materi dalam menyukseskan pembangaunan gereja tersebut.
Sementara Fransikus Bokeya dalam sambutan Bupati Mimika mengungkapkan, peresmian gedung gereja ini merupakan wujud nyata dari iman, kerja keras, serta kebersamaan seluruh jemaat.
“Proses yang telah dilalui tentu membutuhkan komitmen, pengorbanan, dan semangat gotong royong. Untuk itu, atas nama Pemerintah Kabupaten Mimika, saya menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi,” jelasnya.
Ia menegaskan gedung gereja ini bukan sekadar bangunan melainkan tempat suci untuk beribadah sekaligus sarana pembinaan iman, penguatan moral dan penanaman nilai kasih serta persaudaraan.
Ia berharap kehadirannya mampu mempererat kebersamaan umat serta memperkuat kehidupan yang harmonis di tengah masyarakat yang beragam.
“Kabupaten Mimika memiliki keberagaman suku, budaya, dan agama. Kondisi ini merupakan kekayaan yang harus dijaga melalui sikap saling menghormati dan toleransi. Gereja memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai tersebut serta turut berkontribusi dalam menciptakan suasana damai dan sejahtera,” ujarnya.
Dikatakan, pemerintah daerah terus berkomitmen mendukung pembangunan kehidupan keagamaan sebagai bagian dari pembangunan menyeluruh. Keseimbangan antara pembangunan fisik dan spiritual menjadi kunci dalam mewujudkan masyarakat yang maju, rukun, dan berkarakter. **






