Musa juga mendoakan agar Kabupaten Mimika terus mengalami kemajuan dari waktu ke waktu sebagai salah satu kabupaten di Provinsi Papua Tengah.

Bupati Mimika Johannes Rettob dalam sambutan yang dibacakan Staf Ahli Bupati, Fransiskus Bokeyau, menyampaikan pelantikan DPD FK-KBIHU Mimika bukan hanya kegiatan seremonial organisasi, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen, meningkatkan koordinasi dan membangun sinergi dalam memberikan pembinaan, pendampingan serta pelayanan kepada masyarakat, khususnya jamaah haji dan umrah di Kabupaten Mimika.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Mimika memandang penyelenggaraan ibadah haji merupakan bagian penting dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik dari tanah air menuju Tanah Suci, tetapi juga merupakan perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan secara mental, spiritual, fisik, pengetahuan, administrasi dan sosial.

Menurutnya, keberadaan FK-KBIHU memiliki peranan strategis sebagai mitra dalam membantu memberikan pemahaman dan pendampingan kepada jamaah agar dapat mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya sebelum melaksanakan ibadah haji maupun umrah.

Bupati berharap melalui kepengurusan yang baru, FK-KBIHU Kabupaten Mimika dapat semakin memperkuat perannya dalam memberikan bimbingan yang terarah, terukur dan berkesinambungan.

Para jamaah, lanjutnya, hendaknya tidak hanya dibekali pengetahuan mengenai tata cara pelaksanaan ibadah, tetapi juga pemahaman mengenai nilai-nilai kesabaran, kedisiplinan, kebersamaan, toleransi, kemandirian dan ketulusan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah.

Menurutnya, pelantikan pengurus DPD FK-KBIHU Kabupaten Mimika masa bakti 2026-2031 hendaknya menjadi awal dari sebuah tanggung jawab dan pengabdian yang lebih besar.

Kepada seluruh pengurus yang baru dilantik, Bupati berpesan agar amanah tersebut dijalankan dengan penuh keikhlasan, integritas dan rasa tanggung jawab.

Membangun komunikasi yang baik dengan Pemerintah Kabupaten Mimika, Kantor Kementerian Agama, para penyelenggara ibadah haji, para pembimbing, tokoh agama serta seluruh pemangku kepentingan yang berkaitan dengan pelayanan jamaah haji dan umrah.

Bupati juga berharap FK-KBIHU dapat menjadi wadah komunikasi yang mampu menyatukan berbagai potensi dan pengalaman yang dimiliki para pembimbing haji dan umrah di Kabupaten Mimika.

Selama berada di Tanah Suci, jamaah juga diminta dipesan menjaga sikap, perilaku dan nama baik keluarga, daerah serta bangsa Indonesia dengan menunjukkan akhlak yang baik, saling menghormati dan saling membantu sesama jamaah.

Bupati turut mengajak seluruh jamaah senantiasa mendoakan Kabupaten Mimika agar selalu diberikan kedamaian, keamanan, persatuan dan kemajuan. **

Catatan Redaksi

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer

Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.

Hak Jawab & Koreksi Berita

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.