Timika,papuaglobalnews.com – Dewan Adat Daerah (DAD) Mimika berharap   Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun anggaran 2026 yang telah ditetapkan oleh DPRK  dan Pemerintah Kabupaten Mimika Rp6,116 triliun harus benar-benar manfaatnya menyentuh kebutuhan nyata masyarakat.

Pernyataan ini disampaikan oleh Vinsent Oniyoma, Ketua DAD Mimika dalam rilisnya kepada redaksi papuaglobalnews.com, Selasa 29 September 2026.

Vinsent menegaskan masyarakat adat dan warga Mimika hingga saat ini belum merasakan dampak nyata atau sentuhan langsung dari besarnya anggaran tersebut.

Ia menegaskan dinamika politik yang egois yang hanya menguntungkan sekelompok orang harus segera dihentikan demi kepentingan rakyat banyak.

Berkaitan dengan itu, Vinsent mengeluarkan beberapa poin pernyataan sikap resmi DAD Mimika:

Pertama, Stop Tipu-tipu dan Baku Sikut: Elit politik di legislatif dan eksekutif harus menghentikan konflik internal dan pencitraan. Energi pemerintah harus sepenuhnya dialihkan untuk mengeksekusi program rakyat, bukan terjebak dalam perebutan kepentingan.

Kedua, Masyarakat Butuh Program Nyata:

Catatan Redaksi

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer

Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.

Hak Jawab & Koreksi Berita

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.