Dinkes Mimika Gelar Pertemuan Persiapan Pelaksanaan BIAS 2026, Targetkan Cakupan Imunisasi Anak Sekolah Meningkat
Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa risiko terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi masih cukup tinggi di Kabupaten Mimika.
Karena itu, lanjutnya, pertemuan persiapan pelaksanaan BIAS Tahun 2026 diharapkan mampu menghasilkan solusi untuk meningkatkan cakupan imunisasi seluruh antigen sehingga dapat membantu menekan potensi terjadinya KLB yang dapat berdampak luas tidak hanya di Mimika, tetapi juga wilayah lain di Papua.
Hal ini mengingat Kabupaten Mimika merupakan salah satu daerah transit yang memiliki mobilitas penduduk cukup tinggi.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan terlaksananya pertemuan persiapan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) sekaligus meningkatkan kesiapan petugas dalam melaksanakan program tersebut.
Secara khusus, kegiatan ini bertujuan agar seluruh petugas imunisasi di fasilitas kesehatan dapat mengikuti pertemuan persiapan pelaksanaan BIAS, serta memastikan seluruh fasilitas kesehatan mampu melaksanakan sosialisasi BIAS, pelayanan imunisasi anak sekolah, pencatatan dan pelaporan secara manual maupun melalui aplikasi yang telah disediakan.
Penerima manfaat kegiatan ini meliputi Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, petugas imunisasi, serta masyarakat Kabupaten Mimika secara umum.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui paparan materi oleh narasumber dan diskusi yang bertujuan meningkatkan kemampuan petugas imunisasi di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan yang ada di Kabupaten Mimika.
Tahapan kegiatan dimulai dengan persiapan pada Mei 2026, dilanjutkan pelaksanaan kegiatan pada Juni 2026, kemudian pengawasan dan pelaporan yang akan berlangsung mulai Agustus hingga Desember 2026.
Dengan adanya pertemuan persiapan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika berharap seluruh fasilitas kesehatan dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah sehingga target cakupan imunisasi dapat tercapai dan risiko terjadinya Kejadian Luar Biasa penyakit menular dapat ditekan semaksimal mungkin. **
















