Timika,papuaglobalnews.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika terus menjalakan fungsi penguatan  dan evaluasi dalam upaya penanggulangan kasus HIV-AIDS dan Infeksi Menular Seksual (IMS). Kegiatan melibatkan petugas kesehatan yang berlangsung di salah satu hotel di Timika, Senin 18 Mei 2026.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Golfried Maturbongs melalui Kepala Bidang Pengendalian Penyakit (P2) Dinkes Mimika, Linus Dumatubun dalam arahan menjelaskan evaluasi dilakukan untuk mengukur efektivitas program sekaligus memetakan berbagai tantangan dalam penanganan HIV-AIDS dan IMS di Mimika.

Mantan Kepala Puskesmas Kokonao dan Wakia ini mengatakan Mimika masih menjadi salah satu daerah penyumbang kasus HIV di Provinsi Papua Tengah. Karena itu, evaluasi dinilai penting agar langkah penanganan yang dilakukan pemerintah dapat berjalan lebih terarah dan tepat sasaran.

“Evaluasi ini penting untuk melihat sejauh mana capaian program, hambatan yang dihadapi di lapangan, sekaligus menyusun langkah strategis agar pelayanan dan penanganan HIV-AIDS dan IMS di Mimika semakin optimal,” kata Linus.

Linus menilai selama ini Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Kesehatan bersama berbagai pemangku kepentingan telah menjalankan sejumlah program pencegahan dan pengendalian HIV-AIDS serta IMS, mulai dari layanan pengobatan, edukasi hingga pendampingan kepada masyarakat.

Namun fakta yang dihadapi di lapangan dalam pelaksanaan program masih menghadapi sejumlah tantangan. Selain persoalan keterbatasan akses layanan kesehatan, stigma dan diskriminasi terhadap Orang Dengan HIV juga dinilai masih menjadi hambatan utama dalam upaya penanggulangan kasus tersebut.

“Karena itu, kegiatan evaluasi ini juga menjadi ruang untuk menghimpun masukan dari fasilitas pelayanan kesehatan dan mitra agar program yang dijalankan ke depan semakin tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Linus mengungkapkan kegiatan evaluasi diikuti peserta dari rumah sakit dan sejumlah puskesmas di Kabupaten Mimika. Dalam forum itu, masing-masing fasilitas kesehatan memaparkan capaian layanan HIV-AIDS dan IMS, termasuk berbagai kendala yang dihadapi selama pelaksanaan program.

Selain pemaparan capaian layanan, kegiatan juga diisi dengan pembahasan strategi tindak lanjut dan penguatan koordinasi antar fasilitas pelayanan kesehatan guna meningkatkan kualitas penanggulangan HIV-AIDS dan IMS di Kabupaten Mimika. **