Bapenda Mimika Sosialisasi Pemanfaatan Pajak Daerah Disambut Antusias Masyarakat Agimuga
Timika,papuaglobalnews.com – Tim Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mimika, Papua Tengah, berjumlah 31 orang sukses melaksanakan sosialisasi pemanfaatan pajak daerah kepada masyarakat delapan kampung di Distrik Agimuga. Kegiatan yang baru pertama kali dilakukan dengan pola turun kampung ini berlangsung selama tiga hari, sejak 7-9 Mei 2026, dan mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat.
Turut serta dalam tim sosialisasi tersebut Kepala Bidang Pajak Melianus Selitubun dan Kasubid Pemeriksa Pajak, Konsultasi, Keberatan dan Banding Agus Uamang. Sementara pemateri dalam kegiatan itu yakni Arisman Karet, Adrianus Dettu dan Herman Ferdinan Desa serta Jondry Ukru.
Sosialisasi mengusung tema “Pajak Kuat Mimika Hebat”. Pada hari pertama, 7 Mei 2026, kegiatan menyasar masyarakat Kampung Fakafuku dan Kampung Mafasimamo yang dipusatkan di Balai Kampung Mafasimamo. Sedangkan pada hari kedua dan ketiga, 8-9 Mei 2026, sosialisasi digelar di Balai Kantor Distrik Agimuga dan diikuti masyarakat dari enam kampung yakni Kampung Kiliarma, Kampung Emogoma, Kampung Emko Halama, Kampung Amungun, Kampung Hinat Untung dan Kampung Aramsolki.
Kegiatan tersebut dihadiri Plt. Kepala Distrik Agimuga Arianus Katagame, anggota Polsek Agimuga, perwakilan Koramil, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, tokoh agama, perempuan dan masyarakat setempat.
Kepala Bapenda Mimika Dwi Cholifah melalui Kasubid Pemeriksa Pajak, Konsultasi, Keberatan dan Banding Agus Uamang menjelaskan, tujuan sosialisasi ini untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai berbagai jenis pajak daerah beserta manfaatnya.
Selain itu, Bapenda juga memaparkan potensi-potensi pajak di wilayah Agimuga seperti galian C yang hingga kini belum dilakukan pemetaan secara maksimal.
“Dalam sosialisasi ini, tim Bapenda menjelaskan bahwa pajak daerah yang dibayarkan masyarakat kepada pemerintah melalui Bapenda akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur seperti sekolah, puskesmas, jalan raya, jembatan dan bantuan sosial lainnya,” jelas Agus.
Ia mengatakan, meskipun Distrik Agimuga saat ini belum mengalami perkembangan signifikan, namun sebagai salah satu wilayah persiapan Daerah Otonomi Baru (DOB), masyarakat perlu memahami manfaat pajak daerah sejak dini agar tidak merasa kaget ketika perkembangan pembangunan mulai berjalan.
Menurutnya, pajak daerah sangat membantu pemerintah dalam memperkuat fiskal daerah. Hasil pajak tersebut nantinya diperuntukkan kembali bagi pembangunan daerah seperti jalan, jembatan, sekolah, puskesmas, perumahan dan fasilitas umum lainnya.
Selain itu, tim Bapenda juga mensosialisasikan manfaat pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebagai salah satu sumber kekuatan pembangunan daerah. Dengan membayar PBB-P2 menjadi kekuatan masyarakat suatu kelak nanti terjadi transaksi jual beli tanah dengan harga Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) yang lebih tinggi.
Sementara salah seorang warga yang mewakili masyarakat Kampung Fakafuku dan Kampung Mafasimamo mengucapkan terima kasih kepada Tim Bapenda Mimika yang telah turun langsung bertemu masyarakat sekaligus memberikan bantuan berupa beras, kopi, gula dan minyak goreng untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Sudah sekian tahun, baru kali ini Tim Bapenda Mimika datang langsung menemui masyarakat Agimuga,” ungkap salah satu warga tersebut.
Melalui momen sosialisasi tersebut, masyarakat juga menyampaikan harapan agar pemerintah ke depan dapat membangun dermaga, jalan dan sekolah SMA di wilayah mereka.
Masyarakat mengaku kesulitan membiayai anak-anak untuk melanjutkan pendidikan di Kota Timika karena keterbatasan biaya serta tidak memiliki keluarga sebagai tempat tinggal sementara bagi anak-anak selama bersekolah.
Sementara itu, Plt. Kepala Distrik Agimuga Arianus Katagame menyambut baik program sosialisasi dan penyuluhan manfaat pajak daerah kepada masyarakat Agimuga.
Arianus mengakui wilayah Agimuga memiliki banyak potensi yang dapat menjadi sumber pendapatan daerah, namun hingga kini belum dipetakan secara baik. Salah satu potensi sumber daya alam yang selama ini dimanfaatkan masyarakat ialah galian C.
Ia berharap ke depan ada regulasi seperti Peraturan Distrik sebagai dasar penarikan retribusi langsung di lokasi galian, termasuk penarikan retribusi di pelabuhan dan bandara.
“Karena belum adanya regulasi yang mengatur pungutan tersebut, sampai saat ini belum ada pemasukan untuk Pemerintah Distrik Agimuga,” ujarnya.
Arianus juga berharap sesuai visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Mimika untuk membangun dari kampung ke kota, maka Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis dapat turun langsung ke Distrik Agimuga.
Sebagai pemerintah distrik, dirinya mendukung setiap program OPD teknis dalam memajukan masyarakat di tingkat distrik.
Ia juga siap membantu memfasilitasi tempat tinggal agar seluruh kegiatan dapat berjalan sukses, namun tetap perlu dibangun koordinasi sejak awal.
Ia mengakui masih banyak kekurangan di Agimuga, namun hal tersebut bukan menjadi hambatan, melainkan tantangan untuk bersama-sama memperbaiki keadaan.
Arianus memastikan situasi keamanan di Distrik Agimuga tetap aman dan masyarakat siap menerima setiap kunjungan dari OPD teknis. **















