Timika,papuaglobalnews.com – Membangun kemitraan yang solid dalam meningkatkan pajak dan retribusi daerah, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mimika Papua Tengah melaksanakan sosialisasi Pajak Daerah bersama pelaku usaha perhotelan, restoran, Tempat Hiburan serta petugas pemungut retribusi area parkiran, Kamis 30 Juli 2026.

Kegiatan berlangsung di lantai 3 Bapenda dipimpin langsung Plt. Kepala Bapenda Mimika Slamet Sutejo didampingi Henrikus Satitit, Sekretaris Bapenda dan Kabid Pajak.

Slamet Sutejo menjelaskan Bapenda mengumpulkan semua pelaku usaha ini dengan tujuan memberikan pemahaman kepada mereka maupun masyarakat luas terkait peraturan perpajakan dan retribusi yang berlaku selama ini.

Slamet menegaskan selain sosialisasi tentang peraturan pajak dan retribusi momen tersebut menjadi ruang untuk silaturahmi antara Bapenda dengan pelaku usaha dalam membangun kolaborasi serta sinergi memaksimalkan potensi peningkatan pajak dah retribusi daerah.

“Karena selain kita memberikan layanan yang prima kepada wajib pajak juga membangun sinergisitas dengan muara dalam meningkatkan pendapatan untuk kemajuan daerah ini,” kata Slamet.

Ia mengatakan pembayaran pajak daerah dan retribusi sangat penting oleh masyarakat luas karena manfaatnya kembali dirasakan oleh masyarakat sendiri juga dalam bentuk menyiapkan fasilitas dan infrastruktur publik yang baik oleh pemerintah daerah.

Ia berharap pelayanan Bapenda Mimika kedepan harus terus semakin bagus dan masyarakat semakin merasa nyaman, cepat dan transparan.

Mantan Plt. Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Mimika ini menyambut baik atas usulan peserta agar Bapenda menyiapkan buku saku yang memuat tentang aturan pajak dan retribusi.

Ia menilai penyiapan buku saku menjadi salah satu bentuk sosialisasi membantu pemerintah sekaligus membangun saling kontrol antara masyarakat dengan pemerintah.

Slamet juga pada rapat itu meminta peserta untuk mencatat nomor whatsapp dirinya, para Kabid dan Sekretaris yang dijadikan call center dalam memudahkan komunikasi dan koordinasi antara Bapenda dengan pelaku usaha sehingga mampu membangun interaksi dua arah dalam bertanya dan menjawab segala keluhan maupun konsultasi.

Ia mengajak masyarakat selain berkomunikasi melalui call center dapat juga memanfaatkan kanal media sosial facebook Bapenda.

Selain itu, Slmaet juga mengakui Bapenda barus saja merilis tingkat kepuasan masyarakat sekaligus anti korupsi di lingkup Bapenda.

Ia berharap dengan adanya fasilitas call center dan kanal media sosial facebook yang disiapkan masyarakat bisa lebih mudah berpartisipasi dalam memberikan masukan, kritikan jika pelayanan Bapenda belum maksimal untuk bersama-sama diperbaiki guna saling melengkapi.

Secara internal, Slamet terus membangun kekompakan dan kerjasama yang solid.

Selain itu untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat yang datang membayar pajak atau mengurus keperluan lain, Bapenda juga menyiapkan segala infrastrukur yang memadai seperti sofa yang bagus, WiFi, kopi dan teh gratis termasuk menyiapkan pojok play group untuk anak-anak. Ini semua disiapkan pemerintah ingin memberikan layanan prima kepada masyarakat.

Slamet juga menyampaikan kelengkapan fasilitas pelayanan di Bapenda mendapat apresiasi langsung dari Direktur BRIN Desiminasi ketika datang pada kegiatan beberapa waktu lalu.

Pada saat itu, lanjut Slamet, Direktur BRIN memuji pelayanan Kantor Bapenda sangat baik sekali dilengkapi fasilitas hampir sama dengan sebuah hotel.

“Kita menyiapkan semua fasilitas yang baik ini, kita ingin memuliakan semua masyarakat yang datang di Bapenda saat mengurus keperluan. Selama berada di Bapenda merasa aman, nyaman dan ini semua merupakan hasil dari pajak dan retribusi yang mereka bayarkan,” katanya. **