Bangun Kantor Tiga Lantai, DPMPTSP Mimika Anggarkan Rp28 Miliar
Timika,papuaglobalnews.com – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Mimika mengalokasikan anggaran sebesar Rp28 miliar dari APBD induk tahun 2026 untuk pembangunan kantor tiga lantai.
Hal tersebut disampaikan Kepala DPMPTSP Mimika, Marselino Mameyao, kepada papuaglobalnews.com saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu 22 April 2026.
Marselino mengungkapkan, pembangunan gedung yang berlokasi strategis di Jalan Wage Rudolf Soepratman itu ditargetkan rampung pada tahun 2026.
Ia menjelaskan, proses pelelangan paket pekerjaan akan dilakukan melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) pada Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Mimika.
“Untuk sementara dokumennya masih di OPD karena sistemnya masih terkunci. Kita masih menunggu. Setelah semua dinyatakan siap, panitia akan mengirimkan dokumennya ke PBJ,” jelasnya.
Ia menambahkan, anggaran sebesar Rp28 miliar tersebut sepenuhnya diperuntukkan untuk pembangunan fisik, belum termasuk pengadaan perlengkapan kursi dan meja.
“Kalau pembangunan berjalan cepat, pengadaan meubeler bisa dilakukan di perubahan anggaran 2026 atau tahun depan,” ujarnya.
Marselino memastikan, lahan yang akan digunakan untuk pembangunan sudah dibayar lunas kepada pemilik sehingga tidak ada kendala.
Sesuai master plan, lantai satu akan difungsikan sebagai Mal Pelayanan Publik (MPP), lantai dua untuk pelaku usaha kuliner, dan lantai tiga sebagai kantor DPMPTSP.
Ia menegaskan, pembangunan kantor ini merupakan salah satu program strategis Bupati dan Wakil Bupati Mimika sehingga harus dituntaskan tahun ini.
Menurutnya, keberadaan gedung pelayanan yang mudah diakses masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan, khususnya bagi pelaku usaha.
“Sementara ini kita masih menumpang di Disdukcapil. Jika gedung sudah selesai, kita akan pindah,” katanya.
Mantan Sekretaris Dinas Kesehatan Mimika ini juga mengakui tingginya antusias masyarakat dalam mengurus administrasi perizinan. Ia menyebut pelayanan kini semakin mudah, cepat dan terintegrasi dengan 38 instansi pemerintah dan swasta.




























