Timika,papuaglobalnews.com – Hingga memasuki Minggu ketiga Oktober 2026, realisasi serapan APBD Mimika baru mencapai 50,11 persen. Secara kalender kerja sisa waktu kerja normal Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua Tengah tinggal dua bulan. Dalam tenggat waktu semakin dekat akhir tahun didorong semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terutama pengelola paket pekerjaan fisik besar harus lebih dipercepat tanpa mengabaikan kualitasnya.

“Jangan uangnya diminta dulu baru kerja. Jadi harus pekerjaan selesai dulu baru dibayar. Artinya fisiknya dipersentase, keuangannya mengikuti,” kata Marthen Tappi Malissa, Kepala BPKAD Kabupaten Mimika usai mengikuti apel gabungan OPD di Pusat Pemerintahan SP3, Senin 19 Oktober 2026.

​Marthen juga mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang persentase penyerapannya masih di bawah 50 persen segera mempercepat proses administrasi tagihan, pencairan termin dan membayar kewajiban kepada pihak ketiga.

Mantan Kepala Dinas Sosial ini  berharap dalam bekerja kontraktor tetap mengutamakan kualitas agar fasilitas infrastruktur yang dibangun untuk pelayanan publik bisa bertahan lama.

Catatan Redaksi

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer

Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.

Hak Jawab & Koreksi Berita

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.