Timika,papuaglobalnews.com – Bertepatan di Hari Raya Minggu Palma, 29 Maret 2026, di tengah suasana suka cita umat Kristiani merayakan menyambut Yesus Kristus Sang Raja Damai masuk Kota Yeriko dua ribu tahun lalu diwarnai dua peristiwa memilukan hati. Dua pria warga Kabupaten Mimika meninggal dunia di dua lokasi berbeda dalam kondisi mengenaskan.

Seorang pria yang merupakan marga Magai ditemukan tewas sekitar pukul 12.00 WIT. Korban ditemukan oleh warga meninggal dalam kondisi sadis dibacok oleh oknum pelaku di depan sebuah Rumah Toko (Ruko) di Jalan Wage Rudolf Soepratman.

Korban yang merupakan kakak kandung Awen Magai, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Mimika ini dengan luka sayap mengaga lebar dari bagian kepala hingga pundak belakang terbelah setelah ditebas benda tajam.

Atas kejadian ini menggegerkan warga sekitar lokasi. Video kasus pembunuhan sadis dengan bersimbah darah segar mengalir di lantai semen halaman Ruko yang dibagikan warga beredar luas di media sosial Whatsapp.

Korban meninggal dalam posisi tengkurap tanpa mengenakan baju dan hanya celana pendek.

Awen Magai, adik kandung korban yang tiba di lokasi menemui kakak sulungnya dalam kondisi mengenaskan sementara pelaku sudah melarikan diri.

Atas peristiwa itu, Awen secara tegas meminta kepada aparat Kepolisian Resor Mimika dengan memberikan waktu 1×24 jam segera turun melacak dan mengejar oknum pelaku yang telah menghilangkan nyawa keluarganya.

Awen mengancam jika dalam waktu 1×24 jam polisi belum berhasil mengamankan pelaku dirinya akan mengajak seluruh keluarganya melakukan kekerasan yang lebih besar di Kota Timika.

Merespons laporan warga, polisi yang tiba di lokasi kemudian mengevaluasi jenazah menuju kamar jenazah RSUD Mimika.

Selain di Jalan Wage Rudolf Soepratman, peristiwa sadis serupa juga terjadi dekat area pangkalan ojek di Jalan Poros Bandara Lama arah Mile 32, Kampung Kwamki Narama, Distrik Kwamki Narama.