MUI Mimika Serahkan Dana Operasional untuk MUI Distrik
Timika,papuaglobalnews.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mimika menyerahkan bantuan dana operasional kepada MUI tingkat distrik, yakni Distrik Wania, Mimika Timur, Mimika Baru, Kuala Kencana dan Iwaka. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Aula Al Ittihad MUI, Lantai II Gedung Serbaguna Babussalam, Kamis 5 Februari 2026.
Bantuan dana operasional sebesar Rp5 juta untuk masing-masing MUI distrik diserahkan langsung oleh Ketua Umum MUI Kabupaten Mimika, KH. Muh. Amin AR, S.Ag., S.Pd., M.M., M.Pd., kepada para ketua MUI distrik.
Kegiatan ini dihadiri Wakil Ketua MUI I, II, dan III, Wakil Sekretaris, Bendahara Umum, Wakil Bendahara, para ketua komisi, serta anggota dalam rapat pengurus Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Mimika.
Selain penyerahan dana operasional, rapat pengurus tersebut juga membahas sejumlah agenda penting, di antaranya penyeragaman waktu salat dan jadwal imsakiyah Ramadan 1447 Hijriah, serta persiapan pembentukan Komite Dakwah Khusus (KDK) atau Muallaf Center di Kabupaten Mimika.
Ketua MUI Mimika, KH. Muh. Amin AR menjelaskan, pemberian bantuan dana operasional kepada MUI distrik bertujuan untuk memperkuat peran MUI di tingkat distrik dalam menangani berbagai persoalan umat secara langsung, tanpa harus selalu dibawa ke tingkat kabupaten.
“Tujuannya agar persoalan-persoalan umat yang terjadi di tingkat distrik bisa diselesaikan di tingkat bawah, sehingga pelayanan kepada umat menjadi lebih cepat dan efektif,” jelas Amin.
Ia menambahkan, pembentukan MUI distrik di Kabupaten Mimika merupakan yang pertama di wilayah Papua secara umum. Hal ini didasari oleh kondisi Mimika sebagai daerah terbuka yang didatangi banyak orang dari berbagai latar belakang dan kepentingan.
“Orang datang ke Mimika bukan hanya mencari kerja, tetapi juga membawa paham atau ajaran agama yang terkadang bertentangan dengan undang-undang maupun norma-norma agama. Ini dapat menimbulkan keresahan, mengganggu ketertiban, keamanan, bahkan merusak harmoni masyarakat,” ujarnya.
Menurut Amin, Mimika telah ditetapkan sebagai kota harmoni, sehingga kedamaian dan kerukunan antarumat beragama harus terus dijaga. Kehadiran MUI distrik diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas dan keharmonisan tersebut.
“Dengan hadirnya MUI distrik, pelayanan umat dapat disinergikan antara MUI daerah dan MUI distrik,” tambahnya.
“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer
Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.




















