BAZNAS Mimika Utus Ketua II ke Sumut Bantu Tanggap Darurat Pasca Musibah Siklon Senyar
Timika,papuglobalnews.com – Merespons bencana hidrometeorologi basah yang meluluhlantakkan wilayah Sumatera Utara (Sumut) akibat fenomena langka Siklon Tropis Senyar, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mimika Provinsi Papua Tengah mengambil langkah cepat. Dengan mengutus H. Agung Arie, Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan yang juga membidangi Baznas Tanggap Bencana (BTB) menuju lokasi bencana di Sumatera Utara (Sumut) pada Sabtu 29 November 2025.
Keberangkatan ini membawa misi kemanusiaan dari masyarakat Mimika untuk saudara sebangsa yang sedang dilanda musibah. Fokus utama tim adalah melakukan assesmen cepat, koordinasi logistik, dan penyaluran bantuan darurat di titik-titik terparah yang sulit dijangkau.
Sibolga, kota terkecil dengan dampak masif salah satu titik fokus perhatian tim Baznas.
Meskipun tak banyak yang tahu bahwa kota pesisir ini menyandang predikat kota terkecil di Indonesia dengan luas wilayah hanya 10,77 km² (8,89 km² daratan Sumatera dan 1,87 km² kepulauan), namun, dampak bencana di wilayah mungil ini sangat fatal.
Banjir bandang dan longsor menghantam Sibolga dengan keras. Berdasarkan data per tanggal 26 November 2025, tercatat 8 orang tewas dan 46 warga hilang. Angka ini terus bergerak naik seiring proses evakuasi yang masih berlangsung hingga hari ini.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, dalam rilisnya dari Jakarta, Sabtu 29 November 2025, mengungkapkan kondisinya sangat memprihatinkan. Hingga Jumat malam 28 November 2025, total korban jiwa di Sumatera Utara mencapai 116 orang dan 42 lainnya masih dinyatakan hilang.
“Per hari ini kami mendata korban meninggal dunia 116 dan 42 masih dalam pencarian. Tentu saja data ini akan berkembang terus masih ada titik-titik yang belum ditembus. Yang diindikasikan di lokasi longsor itu mungkin juga ada korban jiwa,” ungkap Suharyanto.














