Timika,papuaglobalnews.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Papua Tengah kembali mengeluarkan Peringatan Dini Cuaca untuk wilayah Kabupaten Mimika pada Sabtu, 22 November 2025. Peringatan ini disampaikan melalui dua pembaruan pada pukul 01.08 WIT serta 06.15 WIT, yang menunjukkan adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang.

Dalam informasi pertama yang dirilis pukul 01.08 WIT, BMKG menyebutkan bahwa hujan sedang hingga lebat diperkirakan terjadi mulai pukul 01.20 WIT di sejumlah distrik, meliputi:

Mimika Barat, Tembagapura, Amar, Alama, Jila, Hoya, Kuala Kencana, Iwaka dan sekitarnya.

Kondisi cuaca ini juga berpotensi meluas ke wilayah: Kwamki Narama, Mimika Tengah, Mimika Timur Jauh, Wania, Mimika Timur dan Mimika Baru.

Pada pukul 06.15 WIT, BMKG kembali memperbarui informasi cuaca dengan menyebutkan adanya potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai angin kencang pada pukul 06.30 WIT di Distrik Mimika Timur, Distrik Mimika Tengah, Distrik Mimika Barat.

Cuaca buruk ini diprakirakan dapat meluas ke Distrik Mimika Baru, Distrik Kwamki Narama dan Distrik Wania.

BMKG memprakirakan kondisi ini akan bertahan hingga pukul 08.00 WIT.

BMKG Papua Tengah mengimbau masyarakat serta instansi terkait untuk:

  1. Waspada terhadap bencana hidrometeorologis seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, dan dampak akibat angin kencang.
  2. Masyarakat di daerah rawan longsor dan bertopografi curam diminta lebih berhati-hati terutama jika hujan turun berturut-turut.
  3. BPBD, BWS, dan Korlantas diminta mengalihkan arus lalu lintas dari zona rawan banjir dan longsor.
  4. Warga yang mengungsi akibat cuaca ekstrem dapat kembali 1–2 jam setelah peringatan dini berakhir.
  5. Tetap memantau informasi terbaru melalui kanal resmi BMKG: situs www.bmkg.go.id, media sosial @infoBMKG, aplikasi InfoBMKG, dan call center 196.

Selain peringatan cuaca darat, BMKG Nabire juga merilis Informasi Cuaca Maritim untuk wilayah perairan Papua Tengah yang meliputi:

Perairan Teluk Cenderawasih bagian Tengah, Perairan Timika dan Perairan Kokonao.

Informasi ini berlaku mulai Sabtu, 22 November 2025 hingga Senin, 24 November 2025. BMKG mengimbau seluruh nelayan, operator kapal, dan masyarakat pesisir untuk selalu memantau kondisi cuaca sebelum melakukan aktivitas di laut.

BMKG menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat, terutama di wilayah rawan banjir dan longsor. Masyarakat diimbau untuk selalu #CekCuaca dan mengikuti informasi resmi BMKG demi keamanan dan keselamatan selama kondisi cuaca ekstrem berlangsung. **