Ia mengakui, sebelum penyaluran BLT sudah terlebih dahulu pemerintah kampung melaksanakan musyawarah penetapan sekaligus verifikasi terhadap 24 KK penerima manfaat.

Pembagian BLT ini untuk dua tahap dengan setiap bulan Rp300.000. Tahap pertama terhitung Januari-Maret. Tahap kedua, April sampai Juni. Sehingga total untuk enam bulan setiap KK menerima sebesar Rp 1.800.000.

Ia mengemukakan untuk penerima BLT yang belum bisa hadir karena berhalangan sakit dapat diwakilkan oleh keluarga dengan membawa serta undangan dari Pemerintah Kampung Mawokauw Jaya.

Edyson berharap bantuan yang diterima dapat digunakan sebaik-baiknya untuk meringankan ekonomi keluarga penerima. Pembagian BLT ini dari empat tahap menjadi perenam bulan sehingga hanya dua kali.

Yuliana Sawakurpi, Kepala Seksi Pembinaan dan Pengawasan Administrasi Kampung Bidang Pemerintahan Kampung pada DPMK mengingatkan penerima BLT gunakan bantuan yang ada sesuai kebutuhan.

Perlu diketahui pada pembagian BLT Kemiskinan Ekstream bagi 24 KK untuk enam bulan pada tahun 2025, Pemerintah Kampung Mawokauw Jaya mengeluarkan anggaran DD sebesar Rp43.200.000. **