Sementara Darmawati selaku owner Toko Maros meminta maaf kepada pelanggan yang mengembalikan roti yang rusak pada Hari Minggu 7 September 2025.

Darmawati melalui sambungan telepon, Senin 8 September 2025 mengungkapkan, pada saat kejadian dirinya lagi berada di tempat acara.

Ia menjelaskan bapak tersebut membeli tiga jenis roti pada Minggu pagi untuk dibagikan kepada jemaatnya setelah ibadah di gereja.

Tiga jenis kue itu yakni kue konto-konto (kue pisang-red), jalangkote dan lumpia.

“Kue konto-konto yang rusak itu dibawa kembali ke Toko Maros dan dibanting. Sebenarnya kue yang rusak itu hanya sedikit saja, tetapi sudah terlanjur viral,” tuturnya.

Ia juga sudah menyampaikan permohonan maaf dan setelah video itu viral banyak yang datang di toko.

“Saya mengaku salah dan minta maaf sebagai pimpinan. Ini kue kemarin (Sabtu-red) yang malamnya sudah dibawa ke belakang untuk dibuang tapi masih diletakan di meja. Minggu pagi salah satu pelayan datang ambil kembali dan bawa kedepan dikira kuenya masih bagus,” jelasnya.

Ia mengaku peristiwa ini baru pertama kali dialaminya sejak membuka toko kue dengan begitu banyak pembeli.

Dengan kejadian ini, Darmawati menjadikan sebagai pengalaman yang sangat berharga agar dalam pelayanan kedepan lebih berhati-hati dan tidak mengecewakan pelanggan. **