Unjuk Rasa Tolak Program Transmigrasi BEM se-Jayapura, Kapolresta Jayapura : Situasi Kondusif dan Berjalan Aman
Papuaglobalnews.com – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Jayapura melakukan aksi unjuk rasa menolak program transmigrasi pemerintah Prabowo-Gibran.
Sebanyak 200 personel diterjunkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa tersebut di Lingkaran Abepura, Kota Jayapura, Papua, Senin (4/11/2024).
“Aksi demontrasi yang dilakuan mahasiswa di jayapura tolak program transmigrasi telah masukan surat Ijin jauh-jauh hari, dan ijin itu kami fasilitasi dengan kami terjunkan 200 personel kami dibantu TNI untuk pengamanan aksi ini,” kata Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Victor Mackbon usai memantau demonstrasi.
Mantan Kapolres Mimika dan Jayapura ini mengaku, aksi unjuk rasa ini berjalan aman dan tertib.
“Hingga penyerahan aspirasi ke anggota DPRP yang datang langsung, situasi kondusif dan berjalan aman,” sebutnya.
Victor juga mengaku, wakil rakyat di DPR Papua telah menerima aspirasi tersebut.
“Kami berharap setelah menyampaikan aspirasi ini, mahasiswa pulang agar situasi Kota Jayapura kembali aman dan kondusif,” pesannya.
“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer
Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.




















