Ucapan Syukur dan Kesan Mendalam Peresmian Alkitab Bahasa Amungsa – Tahun 2026
Kini, setelah 70 tahun pelayanan Injil di tanah ini, kami tidak hanya mendengar Firman, tetapi kami memilikinya, membacanya, dan memahaminya dalam bahasa kami sendiri. Ini adalah bukti nyata bahwa Allah tidak melupakan kami, Allah mendengar doa nenek moyang kami, dan kasih-Nya tetap menyertai kami dari generasi ke generasi.
Terima kasih yang tak terhingga kami sampaikan kepada seluruh misionaris dan penginjil pendahulu yang telah membuka jalan, kepada Dr. Pdt. Deteminus A. Beanal, M.Th. yang telah menyelesaikannya, dan kepada seluruh orang yang telah mendukung dan mendoakan. Biarlah Firman Allah yang kini berbicara dalam Bahasa Amungsa ini menjadi terang yang tak akan pernah padam, menjadi kekuatan yang menopang hidup kami, dan menjadi warisan paling berharga bagi anak cucu kami sampai selama-lamanya.
Puji dan syukur hanya bagi Allah yang Mahabesar, sekarang dan untuk selama-lamanya. Amin.
Demikian amolonggo, Tuhan memberi kita semua! **
“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer
Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.




















