Oleh : Pdt. Deteminus Beanal M.Th, Ketua Tim Penerjemah

SUNGGUH merupakan berkat dan keajaiban kasih Allah yang luar biasa besar! Perjalanan panjang yang telah ditempuh selama 70 tahun lamanya, sejak pertama kali Kabar Baik Injil dibawa dan diberitakan oleh para misionaris serta penginjil di wilayah Damal Neme Nerek, akhirnya sampai juga pada titik akhir yang penuh sukacita dan kemuliaan ini.

Selama tujuh puluh tahun itu, berganti-ganti orang, berganti-ganti masa, ada air mata, ada keringat, ada perjuangan yang berat, doa yang naik tiada henti, dan kesetiaan yang tidak pernah padam. Benih Firman Allah ditanam, dipelihara, dan dibesarkan dengan penuh kesabaran dan pengorbanan yang begitu besar. Kini, buah yang paling indah dan dinanti-nantikan itu telah tampak nyata: Alkitab lengkap dalam Bahasa Amungsa telah selesai disusun dan diterjemahkan pada tahun 2026 ini.

Karya yang agung ini tidak akan terwujud tanpa tangan Tuhan yang memimpin dan memampukan hamba-Nya yang setia, Dr. Pdt. Deteminus A. Beanal, M.Th. Dengan ilmu pengetahuan, hikmat, ketekunan, dan hati yang dipenuhi kasih serta panggilan kudus dari Allah, ia telah memimpin, melanjutkan, dan menyelesaikan tugas berat namun mulia ini sampai tuntas dan sempurna. Ia telah menjadi alat yang indah di tangan Allah untuk membawa Firman-Nya masuk ke dalam hati dan bahasa kami, anak-anak suku Amungsa.

Kini, setelah 70 tahun pelayanan Injil di tanah ini, kami tidak hanya mendengar Firman, tetapi kami memilikinya, membacanya, dan memahaminya dalam bahasa kami sendiri. Ini adalah bukti nyata bahwa Allah tidak melupakan kami, Allah mendengar doa nenek moyang kami, dan kasih-Nya tetap menyertai kami dari generasi ke generasi.

Terima kasih yang tak terhingga kami sampaikan kepada seluruh misionaris dan penginjil pendahulu yang telah membuka jalan, kepada Dr. Pdt. Deteminus A. Beanal, M.Th. yang telah menyelesaikannya, dan kepada seluruh orang yang telah mendukung dan mendoakan. Biarlah Firman Allah yang kini berbicara dalam Bahasa Amungsa ini menjadi terang yang tak akan pernah padam, menjadi kekuatan yang menopang hidup kami, dan menjadi warisan paling berharga bagi anak cucu kami sampai selama-lamanya.

Puji dan syukur hanya bagi Allah yang Mahabesar, sekarang dan untuk selama-lamanya. Amin.

Demikian amolonggo, Tuhan memberi kita semua! **