Tujuh Anggota TPNPB-OPM Kodap XXVII/Sinak Kembali ke Pangkuan NKRI, Tinggalkan Bintang Kejora Cium Merah Putih
Lucky mengajak seluruh pihak yang masih berada di jalur kekerasan untuk mengikuti langkah serupa demi terciptanya perdamaian yang berkelanjutan.
“Kami mengajak siapa pun yang masih berada di jalan kekerasan untuk mengikuti langkah ini. Mari bersama-sama membangun Papua yang damai, aman, dan sejahtera dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ajaknya.
Sementara Tinus Talenggeng, tokoh masyarakat Distrik Sinak mengapresiasi atas ikrar damai yang dijalnai ketujuh masyarakat tersebut.
Ia berharap langkah tujuh mantan anggota OPM ini menjadi pemicu terciptanya suasana aman dan kondusif di wilayah Sinak.
“Kami ingin masyarakat hidup tanpa rasa takut dan trauma. Papua membutuhkan kedamaian agar pembangunan dan kesejahteraan benar-benar bisa dirasakan,” harapnya.
Rangkaian acara ikrar ditutup dengan penandatanganan pernyataan setia, pemberian tali asih, serta makan bersama sebagai simbol rekonsiliasi dan persaudaraan.
Keberhasilan ini menegaskan komitmen Koops Habema dalam mengedepankan pendekatan kemanusiaan untuk memutus mata rantai konflik bersenjata, sekaligus membuka harapan baru bagi terwujudnya Papua yang aman, damai, dan sejahtera dalam bingkai NKRI. **
“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer
Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.




















