
#Laurens Minipko
Oleh : Laurens Minipko LAMPU panggung selalu tahu ke mana ia harus diarahkan. Ia memilih wajah. Ia menghapus bayangan. Ia menegaskan tepuk tangan.
Oleh : Laurens Minipko DI SEBUAH kampung di Merauke (di atas tanah terdampak Proyek Strategi Nasional), berdiri papan sederhana bertuliskan:
Udara Kita Mulai Punya Harga
Headline
Oleh : Laurens Minipko DULU udara tidak pernah masuk rapat. Ia dihirup, lalu dilupakan. Tak perlu izin. Tak perlu regulasi. Apalagi dihitung. Di
Oleh : Laurens Minipko INI kelihatannya soal teknis. Soal presentase. Soal struktur. Soal BUMD. Padahal, jika dibaca pelan-pelan di Mimika,
Oleh: Laurens Minipko PAGI itu Mimika tampak rapi. Di tingkat nasional, hari itu juga 15 Januari 2026, desa sedang dirayakan. Gedung A Pusat
Oleh : Laurens Minipko DI BALIK realisasi 97 persen APBD, terdapat risiko struktural yang perlu dicermati investor, pelaku usaha dan pembuat
Eme Neme Yauware
Budaya
Oleh : Laurens Minipko “EME NEME YAUWARE” lebih dari ungkapan emosional masyarakat lokal. Ia adalah pernyataan politik, epistemologis, dan
Pohon Natal dan Pohon Sawit
Headline
Oleh : Laurens Minipko NATAL selalu datang membawa simbol yang sederhana namun dalam: sebuah pohon yang dihias, dirawat, dan dirayakan.
Oleh: Laurens Minipko FENOMENA “Stop the Slop” sedang ramai di media sosial dunia. Di banyak kota,sSlogan ini muncul sebagai kritik budaya
Sedang Memuat...
Sudah ditampilkan semua
Tutup


