SMTK Berea Timika Lepaskan 32 Murid Kelas XII, Bertumbuh dalam Kristus Menjadi Terang bagi Dunia
Pdt. Lukas menegaskan pelayanan akan bertumbuh dengan baik apabila seseorang tetap tinggal di dalam Tuhan dan mengandalkan Roh Kudus.
“Kalau mau pelayanan itu bertumbuh baik dan merasa diberkati, maka harus tinggal di dalam Tuhan,” ungkapnya.
Ia menyebut 32 siswa-siswi yang dilepas merupakan bibit masa depan gereja yang harus didukung melalui doa maupun dukungan lainnya.
“Orang-orang sederhana akan Tuhan angkat untuk mempermalukan orang-orang pintar,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan siswa-siswi agar mampu membedakan ajaran yang berasal dari Tuhan dan ajaran yang bertentangan dengan Injil.
“Harus pintar melihat dan membedakan mana yang dari Tuhan dan mana yang dari dunia,” pesannya.
Selain itu, ia berharap generasi muda Papua dapat diselamatkan dari pengaruh pergaulan bebas, narkoba, dan lem aibon dengan tetap hidup dalam terang Tuhan.
Pada acara tersebut Diben Murib selaku Kepala SMTK Berea Timika membacakan Surat Keputusan (SK) ketulusan serta penyerahan ijazah secara simbolis kepada murid Kelas XII.
Para murid ini merupakan utusan dari masing-masing GKII. Ada yang memilih langsung melayani dan yang lain melanjutkan studi di STT Russel Timika dan Makassar. **
“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer
Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.




















