“Pembacaan situasi konflik sosial di Tanah Papua dalam kalangan masyarakat sipil di Tanah Papua antara Orang Asli Papua dan Orang Asli Papua oleh Departemen Keadilan dan Perdamaian Sinode Gereja KINGMI di Tanah Papua dan Peran Tokoh Agama di Tanah Papua “

MASYARAKAT Papua merupakan masyarakat yang memiliki ikatan kuat dengan adat, keluarga, marga, suku, tanah leluhur, dan nilai-nilai persaudaraan yang diwariskan secara turun-temurun. Kehidupan bersama dibangun melalui gotong royong, musyawarah, saling menghormati, dan tanggung jawab terhadap sesama.

Namun, dalam kehidupan sosial, masyarakat Papua juga menghadapi berbagai tantangan, seperti konflik antarkelompok, perselisihan antarsuku, persoalan tanah adat, kekerasan, pembunuhan, ketimpangan sosial, serta berbagai persoalan yang dapat merusak hubungan persaudaraan. Konflik yang bermula dari persoalan individu terkadang berkembang menjadi pertikaian antarkeluarga, antarmarga, bahkan antarsuku. Akibatnya, masyarakat kehilangan rasa aman, keluarga mengalami penderitaan, anak-anak menjadi korban, dan persaudaraan yang telah terjalin selama bertahun-tahun terancam hancur.

Catatan Redaksi

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer

Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.

Hak Jawab & Koreksi Berita

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.