Realisasi Retribusi Pasar Sentral di Timika Tembus Rp1 Miliar Lebih
Portal Digital
Sementara terkait portal digital di pintu masuk dan keluar pasar yang kini sudah rusak, Petrus menjelaskan alatnya masih bisa diperbaiki namun biaya operasionalnya dalam hal perbaikan sangat membengkak. Mahalnya biaya perbaikan tidak sebanding dengan penerimaan, sehingga tidak dipakai. Portal digital ini berkaitan dengan elektrik sangat sensitif jika pengguna pada saat memperlakukan terlalu kuat menekan akan berpengaruh pada komponen elektriknya.
Ia menjelaskan saat ini Disperindag sementara merancang untuk membuat partal manual agar lebih hemat biaya yang diperkirakan sudah dapat dipakai pada tahun 2025 ini. **
“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer
Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.




















