Pria Asal Manado, Nofly Yusak Rumagit Meninggal Diduga Dianiaya Pelaku Misterius
Timika,papuaglobalnews.com – Seorang pria asal Manado bernama Nofly Yusak Rumagit alias Willy (36) ditemukan meninggal dunia diduga setelah dianiaya oleh pelaku misterius di kostnya di Jalan Kelimutu, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Rabu 9 September 2026 malam. Korban ditemukan meninggal dengan kondisi luka berat di bagian pelipis dan kepala belakang mengeluarkan darah. Korban sehari-hari bekerja sebagai jasa cuci pakaian berlamat di Jalan Kelimutu, Lorong Home Stay Warna-warni.
Menurut Kasi Humas Polres Mimika Iptu M. Amir Rado berdasarkan keterangan saksi bernama Jesika Nuntun bahwa saat dirinya sedang makan di rumahnya yang letaknya bersebelahan rumah korban, awalnya melihat seorang pria masuk ke rumah korban. Sebelum masuk dalam rumah korban, pria misterius itu sempat menoleh ke arahnya.
Dalam aksi tersebut pelaku menutupi wajahnya menggunakan masker putih, helm hitam dan hoodie hitam.
Selang beberapa menit kemudian, saksi mendengar suara teriakan dari dalam rumah korban.
Mendengar suara teriakan, saksi bangun berjalan mengetuk pintu rumah korban. Namun tidak ada respons sama sekali dari dalam.
Merasa curiga, saksi langsung menghubungi pemilik kost untuk melaporkan kejadian tersebut.
Pemilik kost selanjutnya melaporkan informasi itu ke pihak kepolisian. Selang beberapa jam kemudian anggota polisi tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengamankan lokasi dan mengevakuasi korban ke RSUD Mimika.
Menurut saksi, pelaku diduga sudah sering datang memantau area kost dalam waktu yang sudah lama.
Pelaku dengan ciri-ciri berbadan pendek, berkulit hitam, serta sering mengenakan hoodie hitam, masker putih, dan celana jeans biru.
Saksi lainnya, Abdul Gafar Nawi, tiba di lokasi menggunakan sepeda motor untuk mengecek kondisi korban.
Ia sempat mengetuk pintu, namun kondisi pintu terkunci dari dalam.
Merasa penasaran, ia kemudian memanjat dinding luar kamar korban untuk melihat ke bagian dalam. Saat dicek dan direkam menggunakan ponsel, korban terlihat sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri dengan luka mengeluarkan darah di bagian kepala.
Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak pada Kamis 10 September 2026 mengatakan, personil Sat Reskrim Polres Mimika telah melaksanakan olah TKP.
Jenazah korban sudah dievakuasi ke RSUD Mimika dan pelaku diduga membawa lari sepeda motor dan HP milik korban.
Hingga berita ini dipublis belum diketahui apa motifnya pelaku menghabisi nyawa korban. Saat ini polisi masih mengejar pelaku. **
“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer
Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.




















