Jayawijaya,papuaglobalnews.com – Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB mengakui dan bertanggungjawab atas ditembaknya tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya di Kampung Muliama, Distrik Muliama- Wamena, Kabupaten Jayawijaya, pada Rabu 9 September 2026 sekira pukul 15.15 WIT.

Pernyataan ini disampaikan Sebby Sambom, Jubir TPNPB dalam siaran pers ke II pada Rabu 9 September 2026.

Sebby menjelaskan informasi kebenaran ditembaknya ketiga pegawai Dinas Pertanian  tersebut berdasarkan laporan resmi Panglima TPNPB Kodap lll Ndugama Darakma, Brigjend Egianus Kogeya.

Penembakan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon Albu, Mayor Ebaroak Gwijangge bersama Kompi 1 Kasie dan Albu Apldo Nirigi sebagai Komandan Operasinya.

Sebby menjelaskan, Brigjend Egianus Kogeya juga melaporkan saat operasi berlangsung yang dipimpin Mayor Ebaroak Gwijangge bersama Paldo Nirigi dan pasukannya di Kota Wamena sejak sore.

“Kami sudah menahan mobil yang ditunggangi oleh para korban di Jalan Trans Wamena-Tiom dan melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan dan meminta seluruh penumpang untuk tetap di mobil dan tenang. Namun, karena panik dan kaget, ketiga tiga korban akhirnya melarikan diri. Oleh sebab itu, kami tembak mati karena jika selamat mereka akan melaporkan atau bocorkan informasi kepada aparat militer Indonesia terkait keberadaan pasukan TPNPB di Distrik Muliama, pusat Kota Wamena,” tulis Sebby dalam siaran persnya.

Catatan Redaksi

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer

Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.

Hak Jawab & Koreksi Berita

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.